Monday, May 11, 2026
HomeBursaIHSG Menguat Berkat Koreksi Harga Minyak dan Optimisme Damai AS-Iran

IHSG Menguat Berkat Koreksi Harga Minyak dan Optimisme Damai AS-Iran

IHSG Ditutup Menguat di Tengah Optimisme Damai dan Turunnya Harga Minyak

Pada Kamis sore, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat kenaikan yang signifikan. IHSG ditutup menguat 81,85 poin atau 1,15 persen ke level 7.174,32. Kenaikan ini didorong oleh terkoreksinya harga minyak mentah dan adanya optimisme terkait kesepakatan antara Amerika Serikat (AS) dengan Iran.

Optimisme Damai AS-Iran Mendongkrak IHSG

Ratna Lim, Kepala Riset Phintraco Sekuritas, menjelaskan bahwa optimisme terhadap potensi kesepakatan damai antara AS dan Iran membawa dampak positif bagi IHSG. Koreksi harga minyak jenis WTI dan Brent di bawah level 100 dolar AS per barel turut menjadi salah satu faktor utama pendorong pertumbuhan IHSG.

Penurunan harga minyak global juga berdampak pada penurunan kekhawatiran akan inflasi dan defisit anggaran, terutama jika AS dan Iran mencapai kesepakatan damai yang memungkinkan harga minyak terus melemah.

Dampak Positif dari Turunnya Harga Minyak

Selain itu, nilai tukar rupiah juga menguat 0,3 persen menjadi Rp17.320 per dolar AS seiring dengan pelemahan indeks dolar AS. Hal ini turut memberikan dampak positif bagi penguatan IHSG.

Dalam perdagangan saham, sektor keuangan menjadi yang paling bertumbuh, diikuti oleh sektor industri dan sektor properti. Saham-saham seperti DPUM, ESIP, DEPO, NATO, dan ALKA mengalami kenaikan, sementara saham-saham seperti RICY, ABDA, HALO, ARGO, dan TPIA mengalami pelemahan.

Total frekuensi perdagangan saham mencapai 2.675.918 kali transaksi dengan nilai saham yang diperdagangkan mencapai 42,37 miliar lembar saham senilai Rp23,19 triliun.

Di tingkat regional Asia, indeks Nikkei, Shanghai, Hang Seng, dan Strait Times juga mengalami kenaikan yang positif mencerminkan tren positif di pasar saham Asia.

Source link

RELATED ARTICLES

Terpopuler