Sunday, May 17, 2026
HomeFinansialBank Jatim: Menjelajahi Fungsi Intermediasi yang Efektif

Bank Jatim: Menjelajahi Fungsi Intermediasi yang Efektif

Bank Jatim Menunjukkan Kinerja Keuangan Memuaskan Sepanjang Tahun 2025

Surabaya, Jawa Timur (ANTARA) – Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, memberikan apresiasi terhadap kinerja keuangan Bank Jatim yang sangat memuaskan sepanjang tahun 2025. Dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan Bank Jatim, Khofifah menyebut bahwa bank tersebut mampu menjalankan fungsi intermediasi dengan baik dan mampu menjaga keseimbangan antara ekspansi dan kualitas.

Menurut Khofifah, kemampuan Bank Jatim dalam menjalankan fungsi intermediasi dapat dilihat dari pertumbuhan aset, penyaluran kredit, dan penguatan Dana Pihak Ketiga (DPK) yang menunjukkan konsistensi pertumbuhan yang baik.

Kinerja Keuangan Bank Jatim Tahun 2025

Pada tahun 2025, aset Bank Jatim mengalami peningkatan signifikan dari Rp118,14 triliun menjadi Rp168,85 triliun, yang menandai pertumbuhan sebesar 42,93%. Selain itu, penyaluran kredit juga meningkat dari Rp75,35 triliun menjadi Rp110,50 triliun atau tumbuh 46,65 persen, sementara DPK naik dari Rp90,01 triliun menjadi Rp127,24 triliun atau tumbuh 41,36 persen.

Dari segi Laba Rugi Konsolidasi tahunan, kinerja Bank Jatim menunjukkan tren positif dengan peningkatan pendapatan bunga dari Rp8,28 triliun menjadi Rp10,16 triliun atau tumbuh 22,64 persen. Pendapatan bunga bersih juga mengalami kenaikan dari Rp5,62 triliun menjadi Rp7,08 triliun atau tumbuh 25,9 persen, sedangkan laba bersih naik dari Rp1,29 triliun menjadi Rp1,61 triliun atau mengalami kenaikan sebesar 24,8 persen.

Capaian Terbaik Bank Jatim

Direktur Utama Bank Jatim, Winardi Legowo, menyebut bahwa laba yang dibukukan oleh Bank Jatim pada Tahun Buku 2025 sebesar Rp1,54 triliun merupakan yang tertinggi di antara seluruh Bank Pembangunan Daerah (BPD) di Indonesia. Capaian ini menunjukkan tidak hanya pertumbuhan kuantitatif, tetapi juga kualitas pendapatan dan ketahanan bisnis yang semakin kuat.

Selain itu, Bank Jatim berhasil membagi dividen sebesar Rp56,62 per lembar saham kepada pemegang saham, yang naik dari dividen tahun sebelumnya sebesar Rp54,71 per lembar saham. Total dividen yang dibagikan mencapai Rp850.177.501.402,84 atau sebesar 55 persen dari laba bersih tahun Buku 2025.

Bank Jatim terus berupaya menjadi BUMD terbaik dan motor penggerak ekonomi di Jawa Timur melalui aspek operasional bisnis sehari-hari dan pendistribusian laba Perseroan dalam bentuk dividen. Dukungan produktivitas tim yang solid dan kerjasama dalam Kelompok Usaha Bank (KUB) turut mendukung kinerja keuangan positif perseroan.

Source link

RELATED ARTICLES

Terpopuler