Sunday, May 17, 2026
HomeBisnisPendapatan Negara Rp574,9 T, APBN Defisit 0,93% Kuartal I

Pendapatan Negara Rp574,9 T, APBN Defisit 0,93% Kuartal I

Pendapatan Negara Capai Rp574,9 T, APBN Defisit 0,93 Persen pada Kuarta I

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa melaporkan bahwa pendapatan negara mencapai Rp574,9 triliun dan belanja negara terserap sebesar Rp815 triliun. Hal ini menyebabkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) mencatat defisit sebesar Rp240,1 triliun atau 0,93 persen terhadap PDB per 31 Maret 2026.

Penerimaan Negara

Realisasi pendapatan negara setara dengan 18,2 persen dari target APBN, dengan pertumbuhan 10,5 persen secara tahunan. Penerimaan perpajakan mencapai Rp462,7 triliun atau 17,2 persen dari APBN, dengan pertumbuhan 14,2 persen secara tahunan. Penerimaan pajak menyumbang sebesar Rp394,8 triliun atau 16,7 persen dari APBN, tumbuh 20,7 persen secara tahunan, sementara penerimaan kepabeanan dan cukai sebesar Rp67,9 triliun atau 20,2 persen dari APBN, mengalami kontraksi sebesar 12,6 persen.

Belanja Negara

Sementara itu, serapan belanja negara setara dengan 21,2 persen dari APBN, dengan pertumbuhan 31,4 persen secara tahunan. Belanja pemerintah pusat terealisasi sebesar Rp610,3 triliun atau 19,4 persen dari APBN, tumbuh 47,7 persen secara tahunan. Belanja kementerian/lembaga sebesar Rp281,2 triliun atau 18,6 persen dari APBN, dengan pertumbuhan 43,3 persen, sedangkan belanja non-K/L sebesar Rp329,1 triliun atau 20,1 persen dari APBN, tumbuh 51,5 persen.

Realisasi transfer ke daerah tercatat sebesar Rp204,8 triliun atau 29,5 persen dari APBN, mengalami kontraksi sebesar 1,1 persen. Keseimbangan primer juga mengalami defisit sebesar Rp95,8 triliun.

Source link

RELATED ARTICLES

Terpopuler