Monday, May 11, 2026
HomeBeritaKemenpora: Pertemuan Menteri SEA tentang Pemuda & Olahraga

Kemenpora: Pertemuan Menteri SEA tentang Pemuda & Olahraga

Jakarta (ANTARA) – Perhelatan Southeast Asia Ministerial Meeting on Youth and Sports 2026 di Bali pada 3-5 Mei menjadi momen penting bagi dunia kepemudaan dan olahraga di Asia Tenggara. Dalam acara ini, Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) Republik Indonesia menegaskan komitmen untuk memastikan pertemuan berdampak positif dalam kedua sektor tersebut.

Komitmen Membangun Masa Depan Pemuda dan Olahraga

Sesmen Gunawan Suswantoro memimpin para menteri kepemudaan dan olahraga dari negara-negara Asia Tenggara yang hadir dalam acara tersebut. Dalam sambutannya, Gunawan mengajak semua peserta untuk berkolaborasi demi masa depan yang lebih baik.

“Mari kita bekerja sama untuk memastikan pertemuan ini menjadi produktif, bermakna, dan berdampak bagi masa depan pemuda serta olahraga di kawasan kita,” ujar Gunawan.

Ia juga mendorong semua delegasi untuk aktif memberikan masukan dan pandangan guna memperkaya diskusi yang berlangsung selama acara.

Strengthening SEA Youth Collaboration and Sports Diplomacy

Tema yang diusung dalam Southeast Asia Ministerial Meeting on Youth and Sports 2026 adalah “Strengthening SEA Youth Collaboration and Sports Diplomacy for a Resilient Future”. Fokus utama pertemuan ini adalah pentingnya diplomasi olahraga dan kerjasama lintas negara dalam menghadapi tantangan di masa mendatang.

Pada hari pertama, delegasi Indonesia yang dipimpin oleh Sesmen Gunawan Suswantoro, Plt Deputi Pengembangan Industri Olahraga Suyadi Pawiro, dan Staf Khusus Menpora Bidang Hukum dan Regulasi Togi Pangaribuan, telah aktif berdiskusi dengan para pejabat tinggi dari berbagai negara Asia Tenggara.

Pada hari kedua, Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Republik Indonesia, Erick Thohir, akan membuka acara dan turut serta dalam forum tingkat menteri. Erick Thohir, yang merupakan inisiator kolaborasi lintas negara, selalu menekankan pentingnya diplomasi olahraga dalam membangun hubungan antarbangsa yang harmonis.

Acara ini menjadi momentum bagi pemuda serta dunia olahraga Asia Tenggara untuk bersatu, berkolaborasi, dan menciptakan masa depan yang lebih tangguh dan berdaya saing.

Source link

RELATED ARTICLES

Terpopuler