Monday, June 15, 2026
HomeBursaPotensi Pelemahan IHSG Jelang Libur Panjang: Analisis Profit Taking

Potensi Pelemahan IHSG Jelang Libur Panjang: Analisis Profit Taking







<a href="https://portalnu.com/2026/06/11/ihsg-melemah-investor-lakukan-profit-taking-akibat-tensi-geopolitik/">IHSG</a> Berpotensi Melemah Dipicu Profit Taking Jelang Libur Panjang

IHSG Berpotensi Melemah Dipicu Profit Taking Jelang Libur Panjang

Pada Kamis, IHSG Bursa Efek Indonesia (BEI) berpotensi mengalami penurunan dipengaruhi oleh aksi ambil untung para pelaku pasar menjelang libur panjang akhir pekan. IHSG dibuka dengan kenaikan tipis sebesar 2,03 poin atau 0,03 persen ke posisi 7.103,26. Di sisi lain, indeks LQ45 turun 0,50 poin atau 0,07 persen ke posisi 683,64.

Perkiraan Pergerakan IHSG

Associate Director of Research and Investment Pilarmas Investindo Sekuritas, Maximilianus Nico Demus atau Nico, menyampaikan bahwa berdasarkan analisa teknikal, IHSG berpotensi mengalami penurunan terbatas dengan level support dan resistance berada di rentang 7.000 hingga 7.325.

Perkembangan di Pasar Global

Dari Amerika Serikat, bank sentral The Fed memutuskan untuk mempertahankan tingkat suku bunga di level 3,5-3,75 persen. Terdapat perbedaan pendapat di antara pejabat The Fed mengenai prospek kebijakan di tengah meningkatnya ketidakpastian di Timur Tengah. Ketua The Fed, Jerome Powell, akan tetap berada di dalam The Fed sebagai Dewan Gubernur.

Dari sisi ekonomi AS, pelaku pasar menantikan rilis indeks PCE Prices bulan Maret 2026 yang diperkirakan naik ke level 3,3 persen. Sementara itu, pertumbuhan ekonomi AS kuartal I-2026 diperkirakan tumbuh 1,5 persen kuartal berikutnya.

Di sisi lain, dari Eropa, pelaku pasar akan memantau data PDB kuartal I-2026, inflasi, tingkat pengangguran, serta hasil pertemuan European Central Bank (ECB).

Percepatan Pembentukan Koperasi Merah Putih

Presiden Prabowo menargetkan percepatan pembentukan Koperasi Merah Putih (KDMP) sebagai upaya penguatan ekonomi kerakyatan. Koperasi ini dirancang berbasis aset fisik seperti gudang, cold storage, gerai, dan kendaraan untuk langsung menggerakkan ekonomi desa. Program ini diharapkan dapat menciptakan lapangan kerja luas, memperkuat distribusi hasil pertanian dan perikanan, serta menciptakan permintaan yang stabil bagi produk lokal.

Pada perdagangan Rabu kemarin, bursa saham Eropa dan AS mengalami penurunan, namun bursa saham regional Asia pagi ini terpantau bervariasi.


Source link

RELATED ARTICLES

Terpopuler