BBPOM DKI Jakarta mengungkapkan bahwa penyalahgunaan Obat-obat Tertentu (OOT) dapat menyebabkan dampak negatif seperti tindakan menyimpang, contohnya tawuran antarpelajar. Kepala BBPOM Jakarta, Sofiyani Chandrawati Anwar, menjelaskan bahwa konsumsi OOT tanpa pengawasan dokter dapat berdampak serius terhadap kesehatan hingga kematian, serta dapat memicu tindakan menyimpang seperti tawuran antarpelajar. Melalui kegiatan edukasi bertema “Cerdas Memilih Obat Aman, Waspada Penyalahgunaan Obat-obat Tertentu (OOT)”, Sofiyani berharap masyarakat dapat lebih bijak dalam menggunakan obat dan ikut serta dalam mencegah penyalahgunaan di sekitarnya.
Langkah pemberdayaan masyarakat ini diharapkan dapat membantu menekan peredaran dan penyalahgunaan OOT yang termasuk Tramadol, Trihexyphenidyl, dan Dextromethorphan. OOT sendiri merupakan jenis obat yang bekerja pada sistem saraf pusat, selain narkotika dan psikotropika. Penggunaan OOT di atas dosis terapi yang disarankan dapat menyebabkan ketergantungan serta perubahan pada aktivitas mental dan perilaku, oleh karena itu partisipasi masyarakat dalam pengawasan penggunaan obat sangat penting.
Sofiyani menekankan pentingnya masyarakat membeli obat dari sumber resmi dan menggunakan sesuai aturan pemakaian. Penyalahgunaan obat bukan hanya tindakan melanggar hukum, namun juga berpotensi membahayakan kesehatan dan keselamatan jiwa. Dalam kegiatan edukasi yang dihadiri sekitar 300 peserta dari beberapa kelurahan di Jakarta Selatan tersebut, diharapkan seluruh masyarakat dapat bersama-sama menjaga generasi muda dari bahaya penyalahgunaan obat. Edukasi dianggap sebagai langkah penting agar masyarakat tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang salah.
Kesadaran akan pentingnya edukasi terkait obat-obatan terlihat tinggi dari antusiasme masyarakat selama kegiatan berlangsung. Semua elemen masyarakat diajak untuk bekerja sama dalam menjaga kesehatan generasi muda dari penyalahgunaan obat. Dengan demikian, penting bagi masyarakat untuk tetap waspada dan bijak dalam memilih serta menggunakan obat, serta ikut serta dalam mencegah penyalahgunaan obat di lingkungan sekitar.


