Tokocrypto telah menjalin kerjasama dengan Bank BRI dan Bank Mandiri untuk menambahkan kanal deposit baru di platformnya. Langkah ini diambil dengan tujuan memudahkan akses masyarakat ke pasar kripto dan mendorong peningkatan aktivitas transaksi di tengah pelemahan pasar kripto. Menurut CEO Tokocrypto, Calvin Kizana, penambahan kanal deposit ini bertujuan untuk membuat pasar kripto lebih mudah diakses dan inklusif. Dengan adanya lebih banyak pilihan metode pembayaran, diharapkan bisa merangsang investor untuk kembali aktif bertransaksi.
Data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat nilai transaksi aset kripto pada Februari 2026 sebesar Rp24,33 triliun, mengalami penurunan dari bulan sebelumnya yang mencapai Rp29,28 triliun. Penurunan ini sejalan dengan koreksi harga beberapa aset kripto global dan dinamika ekonomi internasional. Calvin menjelaskan bahwa pelemahan transaksi merupakan bagian dari siklus pasar dan bahwa kondisi pasar saat ini sedang mengalami fase konsolidasi setelah lonjakan signifikan sebelumnya.
Meskipun tren masuk dana ke ETF Bitcoin sempat mencapai 1,13 miliar dolar AS pada Maret, namun melemah dengan keluarnya dana mingguan sebesar 296 juta dolar AS di akhir bulan. Pada awal April, masuk dana kembali mencapai sekitar 69,6 juta dolar AS. Tokocrypto terus menjalankan berbagai strategi guna menjaga pertumbuhan di industri kripto, termasuk dengan menambahkan kanal deposit baru dengan kolaborasi dengan BRI dan Bank Mandiri.
Pada Februari 2026, jumlah konsumen aset kripto di Indonesia telah mencapai 21,07 juta, tumbuh sebesar 1,76% secara bulanan. Tokocrypto sendiri memiliki sekitar 4,8 juta pengguna dengan nilai transaksi mencapai Rp160 triliun pada tahun 2025. Perusahaan ini optimistis bahwa kinerja transaksi akan membaik pada kuartal II 2026 seiring dengan potensi stabilisasi kondisi makroekonomi dan geopolitik global.
Tidak hanya itu, momentum Bulan Literasi Kripto (BLK) yang diselenggarakan pada April hingga Mei 2026 diharapkan dapat meningkatkan pemahaman dan partisipasi masyarakat terhadap dunia kripto. Tokocrypto menganggap edukasi sebagai kunci utama dalam menjaga keberlanjutan industri kripto dan siap untuk berkontribusi dalam meningkatkan literasi dan kesadaran investor, terutama di tengah kondisi pasar yang cenderung bearish.


