Menko Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyatakan kebanggaannya terhadap peningkatan jumlah nasabah Bullion Bank sejak pertama kali diluncurkan tahun lalu. Antusiasme masyarakat terhadap investasi emas terus meningkat, terutama di tengah ketidakpastian ekonomi global. Dalam acara peluncuran Indonesia Bullion Ecosystem Roadmap di Jakarta, Menko Airlangga mengungkapkan rasa bangganya saat melihat lonjakan jumlah nasabah dari 3,2 juta menjadi 5,7 juta dalam waktu setahun.
Emas merupakan instrumen investasi safe haven yang diminati banyak orang dalam menghadapi ketidakpastian ekonomi dan geopolitik global. Dukungan dari Pegadaian dan Bank Syariah Indonesia dalam memfasilitasi masyarakat untuk berinvestasi dalam bentuk pecahan kecil seperti Rp100 ribu dan Rp200 ribu semakin mempermudah akses investasi emas. Terbentuknya Indonesia Bullion Market Association juga memperkuat ekosistem investasi emas di Indonesia sebagai wadah koordinasi antara industri emas dan mitra strategis pemerintah.
Menko Airlangga berharap ke depannya tabungan haji juga dapat diinvestasikan dalam emas sebagai alternatif investasi yang lebih stabil. Dengan berbagai langkah seperti memantau kebijakan perpajakan dan mendorong kemudahan usaha dari Bullion, diharapkan investasi emas dapat dimanfaatkan secara optimal dan berkelanjutan. Acara ini didukung oleh beberapa pihak seperti PT Pegadaian, Bank BSI, HRTA Gold, Galeri 24 Pegadaian, dan Asosiasi Produsen Perhiasan Indonesia (APPI).


