Kondisi awal bayi yang dibuang kakaknya, Zidan, di dalam gerobak nasi uduk di Puskesmas Pasar Minggu, Jakarta Selatan, diungkapkan oleh kepala Puskesmas Ma’mun Zaini. Saat ditemukan, tali pusar bayi tersebut masih terikat dan kondisinya agak lemas, namun secara keseluruhan dalam kondisi normal. Bayi langsung dievakuasi dan dibawa ke Puskesmas Pasar Minggu untuk mendapatkan penanganan medis.
Setelah penanganan awal, kondisi bayi terus dipantau oleh tenaga medis dengan ditempatkan di dalam inkubator dan diberikan susu formula secara berkala. Selama perawatan, berat badan bayi dipantau dan kondisinya terus membaik. Puskesmas juga melakukan pemeriksaan kesehatan menyeluruh termasuk pemeriksaan gula darah, golongan darah, serta HIV, sifilis, dan hepatitis.
Setelah dipastikan dalam kondisi sehat, bayi diserahkan kepada petugas P3S Dinas Sosial untuk penanganan lebih lanjut. Tim dari Dinas Sosial menjemput bayi pada tanggal 5 Maret setelah proses pemeriksaan kesehatan. Sebelumnya, bayi perempuan tersebut ditemukan di depan rumah warga di Jalan Pejaten Raya oleh polisi setempat.
Kisah ini menunjukkan respons cepat dan penanganan medis yang efektif dalam menyelamatkan bayi yang dibuang tersebut. Peran Puskesmas Pasar Minggu dan Dinas Sosial dalam menyelamatkan dan memberikan perawatan bayi tersebut menjadi contoh yang baik dalam upaya perlindungan terhadap anak. Semoga bayi tersebut tumbuh sehat dan mendapatkan pengasuhan yang baik di masa depan.


