Penemuan bayi perempuan berusia dua hari, Ameera Ramadhani, di gerobak nasi uduk di depan rumah warga Jalan Pejaten Raya RT 01/02, Pasar Minggu, Jakarta Selatan masih sedang diselidiki oleh pihak kepolisian. Menurut Kapolsek Pasar Minggu, Jaksel, Kompol Anggiat Sinambela, kasus ini masih dalam tahap pencarian kakak sang bayi bernama Zidan (12) yang diduga meninggalkan bayi tersebut setelah ibunya meninggal tak lama setelah melahirkan Ameera.
Penyelidikan lebih lanjut masih terus dilakukan oleh pihak berwenang terkait kasus penemuan bayi tersebut. Bayi tersebut kini telah diserahkan ke Panti Sosial Asuhan Anak Balita Tunas Bangsa, Cipayung, Jakarta Timur oleh Kepala Suku Dinas Sosial (Sudinsos) Jakarta Selatan, Bernard Tambunan. Penyerahan bayi terlantar dilakukan pada hari Kamis dengan harapan akan ada pengadopsi yang dapat merawat bayi tersebut sesuai prosedur yang berlaku.
Bayi perempuan yang ditemukan hidup dan diperkirakan berusia dua hari tersebut ditemukan pada gerobak nasi uduk di daerah Pasar Minggu, Jakarta Selatan. Kepolisian sektor Pasar Minggu mengkonfirmasi penemuan bayi pada Selasa sore dan memastikan kondisi bayi melalui para saksi mata. Bayi tersebut ditemukan memakai pakaian motif boneka beruang dengan berbagai perlengkapan di sekitarnya.
Selanjutnya, petugas melakukan berbagai langkah, termasuk mencari rekaman CCTV dan berkoordinasi dengan berbagai pihak terkait. Pada akhirnya, bayi itu dibawa ke Puskesmas Pasar Minggu untuk penanganan medis lebih lanjut. Kasus ini terus diselidiki untuk mengetahui lebih lanjut keberadaan kakak sang bayi yang diduga terlibat dalam penemuan bayi di gerobak nasi uduk tersebut.


