Sunday, August 16, 2026
HomeBursaIHSG Menguat dengan Aksi Bargain Hunting Pasca Penurunan

IHSG Menguat dengan Aksi Bargain Hunting Pasca Penurunan

Pada Kamis sore, IHSG Bursa Efek Indonesia (BEI) berhasil rebound setelah mengalami penurunan sebelumnya, didorong oleh sentimen positif penguatan indeks bursa global dan aksi bargain hunting. IHSG ditutup menguat 133,48 poin atau 1,76 persen ke posisi 7.710,54. Indeks LQ45 juga naik 15,37 poin atau 1,99 persen ke posisi 787,82. Kepala Riset Phintraco Sekuritas, Ratna Lim, menyatakan bahwa sentimen positif ini juga diikuti oleh aksi bargain hunting walaupun terjadi profit taking pada beberapa saham seperti saham sektor migas. Dari dalam negeri, investor menantikan data cadangan devisa Indonesia periode Februari 2026 yang diperkirakan akan menunjukkan penurunan, seiring depresiasi nilai tukar Rupiah yang berlanjut.

Sejumlah data ekonomi AS yang akan dirilis, seperti nonfarm payrolls dan tingkat pengangguran bulan Februari 2026 serta penjualan ritel bulan Januari 2026, akan mempengaruhi pasar global. Dalam perdagangan saham, IHSG dibuka menguat dan tetap berada di zona hijau hingga penutupan, dengan sektor barang konsumen non-primer mengalami kenaikan tertinggi sebesar 3,39 persen. Namun, sektor transportasi & logistik mengalami penurunan sebesar 0,01 persen.

Saham-saham seperti RODA, LAND, BIPP, KOTA, dan INCF mengalami kenaikan harga terbesar, sementara saham seperti ELPI, INDS, BBSS, MMLP, dan ZATA mengalami pelemahan harga terbesar. Frekuensi perdagangan saham mencapai 2.084.435 kali transaksi dengan nilai saham yang diperdagangkan mencapai Rp17,94 triliun. Di regional Asia, indeks Nikkei, Shanghai, Hang Seng, dan Strait Times juga mengalami kenaikan. Kazanan dan penurun saham, serta data ekonomi yang dirilis, diprediksi akan berdampak pada perdagangan saham global dan IHSG kedepannya.

Source link

RELATED ARTICLES

Terpopuler