Komisi XI DPR RI mengajak masyarakat untuk mendukung dan menyukseskan program Koperasi Desa Merah Putih (Kopdes Merah Putih) dan Makan Bergizi Gratis (MBG) yang merupakan program unggulan dari pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Hal ini diyakini dapat menggerakkan perekonomian dan memberikan manfaat yang besar bagi generasi masa depan Indonesia. Menurut Ketua Komisi XI DPR RI, Mukhamad Misbakhun, penting bagi generasi mendatang untuk memiliki gizi yang cukup guna bersaing dengan negara-negara lain.
Misbakhun menekankan bahwa program MBG penting karena mencakup pendidikan gizi bagi anak-anak, santri, ibu hamil, dan ibu menyusui sebagai upaya negara untuk memastikan kualitas gizi generasi masa depan Indonesia. Dia juga menyoroti alokasi anggaran sebesar Rp350 triliun untuk MBG pada tahun 2026 sebagai investasi jangka panjang untuk membentuk generasi berkualitas di masa depan.
Selain itu, Misbakhun menegaskan bahwa program MBG telah dirancang dengan pertimbangan matang meskipun masih dalam tahap awal. Kritik memang diperbolehkan, namun harus bersifat konstruktif. Anggapan bahwa MBG menggerus anggaran pendidikan ditolak oleh Misbakhun, yang menegaskan bahwa seluruh anak Indonesia berhak mendapatkan akses yang setara terhadap pendidikan. Melalui pertemuan serap aspirasi, Misbakhun juga menggelar dialog interaktif untuk mendengarkan masukan dari konstituen guna memperbaiki dan meningkatkan keberhasilan program-program pemerintah.
Dalam kesempatan tersebut, Ketua Komisi XI DPR RI juga menjelaskan tentang Koperasi Desa Merah Putih yang diharapkan dapat menjadi penggerak ekonomi di desa. Program ini melibatkan sejumlah lembaga keuangan seperti Bank Rakyat Indonesia (BRI), Bank Mandiri, dan Bank Tabungan Negara (BTN) yang tergabung dalam Himbara. Dengan melibatkan lembaga keuangan tersebut, diharapkan perekonomian di tingkat desa dapat terdongkrak, sehingga pertumbuhan ekonomi nasional juga ikut meningkat.


