Bank Indonesia (BI) menyatakan bahwa kapasitas penyaluran kredit masih cukup longgar untuk dapat dioptimalkan guna mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih tinggi. Deputi Gubernur Senior BI, Destry Damayanti, menyebut bahwa pertumbuhan kredit pada Desember 2025 sebesar 9,69 persen (yoy) turut mendukung pertumbuhan ekonomi Indonesia sebesar 5,11 persen (yoy) sepanjang tahun 2025. Melihat performa tersebut, BI melihat peluang pertumbuhan ekonomi Indonesia masih terbuka lebar, terutama karena likuiditas perbankan yang masih memadai.
Destry menekankan bahwa fasilitas pinjaman yang belum digunakan (undisbursed loan) perbankan mencapai Rp2.506,47 triliun atau 22,65 persen dari plafon kredit yang tersedia, dan hal ini dapat terus dioptimalkan sebagai pendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih tinggi. BI juga mendorong perbankan untuk menyesuaikan special rate guna mempercepat penurunan suku bunga kredit untuk meningkatkan intermediasi yang lebih kuat.
Pada tahun 2026, diprakirakan intermediasi akan tetap solid di kisaran 8-12 persen (yoy), sejalan dengan pertumbuhan kredit yang mencapai 9,96 persen (yoy) di bulan Januari 2026. BI juga menggarisbawahi pentingnya sinergi antarotoritas dalam memperkuat kontribusi sistem keuangan nasional terhadap pertumbuhan ekonomi. Bank sentral telah memperkuat Kebijakan Insentif Likuiditas Makroprudensial (KLM) guna memastikan likuiditas yang cukup dan mempercepat penyaluran kredit ke sektor-sektor prioritas.
Destry juga menyoroti perlunya sinergi antarlembaga dalam mendorong pertumbuhan kredit dan mempercepat penurunan suku bunga kredit perbankan. Bauran kebijakan makroprudensial yang akomodatif, termasuk penguatan KLM berorientasi ke depan, diarahkan untuk menyediakan likuiditas yang cukup serta mengakselerasi penyaluran kredit ke sektor-sektor prioritas. Kerjasama dengan Pemerintah dan otoritas terkait di bawah kerangka KSSK dianggap kunci untuk membangun optimisme dan keyakinan akan kemampuan ekonomi Indonesia dalam tumbuh lebih tinggi sambil tetap menjaga stabilitas sistem keuangan.


