Polisi di Jakarta mengimbau warga untuk lebih berhati-hati dengan memasang kunci ganda atau gembok tambahan pada sepeda motor mereka, terutama saat diparkir di rumah atau tempat umum. Kapolsek Tambora, AKP Wahyu Hidayat, menegaskan bahwa meskipun penggunaan kunci ganda tidak menjamin sepenuhnya keamanan, setidaknya dapat menghambat dan menyulitkan pelaku pencurian sepeda motor (curanmor). Imbauan ini dilontarkan menyusul insiden pencurian sepeda motor yang terjadi di wilayah Jembatan 2, Pejagalan pada Senin (23/2).
Korban dalam insiden tersebut beruntung karena sepeda motornya berhasil ditemukan dan akhirnya dikembalikan oleh pihak kepolisian. Wahyu juga mengingatkan masyarakat agar lebih berhati-hati saat memarkir kendaraan, memilih tempat yang aman dan mudah terpantau. Insiden pencurian sepeda motor ini terjadi pada Senin (23/2) sekitar pukul 16.30 WIB, ketika korban memarkir kendaraannya di depan rumah dan meninggalkannya sebentar untuk mengambil barang.
Sepeda motor tersebut berhasil ditemukan keesokan harinya, Selasa (24/2) sekitar pukul 07.00 WIB, dalam keadaan terparkir dengan mencurigakan di Jalan Terate Gang II, Kelurahan Jembatan Lima, Jakarta Barat. Tim Buser Polsek Tambora yang sedang patroli wilayah berhasil menemukannya setelah berkoordinasi dengan Ketua RW setempat dan warga sekitar yang tidak mengenali kendaraan tersebut.
Setelah melakukan pengecekan nomor polisi melalui Samsat, petugas berhasil mengidentifikasi pemilik kendaraan dan segera menghubunginya untuk membawa bukti kepemilikan berupa BPKB, STNK, dan kunci kendaraan. Setelah verifikasi dilakukan, sepeda motor akhirnya dikembalikan secara resmi kepada pemiliknya. Kejadian ini menjadi peringatan bagi semua orang untuk lebih waspada dan mengamankan kendaraan mereka dengan lebih baik.


