Nilai tukar rupiah mengalami kenaikan pada pembukaan perdagangan di Jakarta, Kamis, dengan menguat 56 poin atau 0,33 persen menjadi Rp16.744 per dolar AS dari sebelumnya Rp16.800 per dolar AS. Hal ini dipicu oleh komitmen Presiden AS, Donald Trump, dalam mempertahankan kebijakan tarif yang membuat ketidakpastian tentang arah kebijakan perdagangan AS di masa depan dan meredam permintaan terhadap dolar AS. Trump tidak memberikan indikasi akan melonggarkan kebijakan tarif AS, tetapi justru menegaskan keyakinannya bahwa mitra asing akan mematuhi perjanjian perdagangan yang ada. Pernyataan Trump ini mendorong investor untuk mengalihkan aset mereka dari dolar AS. Proyeksi ke depan menunjukkan bahwa rupiah diprediksi akan berada dalam kisaran Rp16.700-Rp16.800 per dolar AS. Meskipun AS mulai menerapkan tarif global, dengan kebijakan tersebut, nilai tukar rupiah dapat tetap stabil.


