PT Kereta Api Indonesia (Persero) sukses mengangkut 1,1 juta penumpang selama periode Natal dan Tahun Baru 2025/2026 melalui skema kewajiban pelayanan publik (public service obligation/PSO). Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba, menyatakan bahwa layanan kereta api PSO berhasil melayani 1.103.379 pelanggan selama periode 18 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026. Jumlah tersebut terbagi menjadi 676.149 pelanggan Kereta Api Jarak Jauh (KA JJ) PSO dan 427.230 pelanggan Kereta Api Lokal PSO, yang merupakan peningkatan dari tahun sebelumnya.
Anne juga mengungkapkan bahwa kehadiran negara dalam memastikan akses transportasi yang terjangkau terasa nyata selama masa angkutan Nataru 2025/2026. Melalui skema PSO, pemerintah bersama KAI menjaga agar mobilitas masyarakat tetap berjalan aman, nyaman, dan inklusif di tengah tingginya pergerakan akhir tahun. Layanan PSO merupakan implementasi komitmen pemerintah dalam memastikan transportasi publik yang terjangkau dan merata. Selama periode Nataru 2025/2026, KAI berhasil melayani total 4.179.095 pelanggan, naik 12,02 persen dibandingkan periode sebelumnya.
Di sisi operasional, kinerja perjalanan kereta api tetap terjaga dengan baik. Selama periode yang sama, On Time Performance (OTP) kereta api penumpang mencatat ketepatan waktu keberangkatan sebesar 99,68 persen, dan ketepatan waktu kedatangan mencapai 96,13 persen. Kebijakan tarif terjangkau dengan diskon 30 persen untuk kereta api ekonomi komersial juga mendapat sambutan positif, dengan tingkat keterisian tempat duduk mencapai 102 persen.
Selain itu, ke depannya, KAI akan terus memperkuat koordinasi dengan pemerintah untuk memastikan layanan kereta api PSO tetap optimal dan bermanfaat bagi masyarakat. KAI memandang kereta api PSO bukan hanya sebagai layanan transportasi, tetapi juga sebagai bagian dari kehadiran negara dalam menjaga konektivitas, pemerataan akses, dan pergerakan ekonomi masyarakat. Dengan komitmen penuh tanggung jawab, KAI siap menjalankan amanah ini demi kebaikan bersama.


