Panitia Khusus (Pansus) Jaringan Utilitas DPRD DKI Jakarta menyoroti pentingnya penataan kabel udara di Jakarta agar masuk ke dalam tanah guna menghindari kemunculan yang tidak rapi. Ketua Pansus Jaringan Utilitas, Pantas Nainggolan, menegaskan bahwa hal ini tidak hanya berdampak secara teknis, tetapi juga pada keindahan dan tata ruang kota. Ia menekankan bahwa meskipun tenggat waktu pelaksanaannya tidak harus kaku, namun perlu dicantumkan dalam regulasi sebagai acuan yang jelas.
Selain itu, untuk masa depan, Pansus Jaringan Utilitas juga menyoroti pentingnya perencanaan jaringan terpadu yang sejalan dengan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) kota. Dengan integrasi seluruh sistem utilitas kota, pembangunan dapat dilakukan dengan acuan yang jelas dan tidak menimbulkan kesemrawutan.
Anggota Pansus Jaringan Utilitas, Neneng Hasanah, juga memberikan usulan agar pembangunan jaringan utilitas di Jakarta mencerminkan nilai-nilai kebudayaan lokal untuk memberikan edukasi kepada masyarakat. Ia menekankan pentingnya agar jaringan utilitas tidak hanya memenuhi aspek teknis, tetapi juga menjadi representasi dari kebudayaan lokal Jakarta yang kini menjadi kota global.
Dengan demikian, upaya penataan kabel udara dan jaringan utilitas di Jakarta bukan hanya sekedar aspek teknis, tetapi juga sekaligus menjadi wujud dari keindahan, kerapian, dan nilai-nilai budaya lokal yang harus dijunjung tinggi.


