Subaru tidak tertarik meluncurkan mobil listrik atau 7-seater di pasar Indonesia. Menurut Kepala Eksekutif Subaru Indonesia, Arie Christopher, para konsumen Subaru mengutamakan performa kendaraan dan pengalaman berkendara. Mereka tidak memerlukan mobil dengan tujuh tempat duduk atau kendaraan listrik sebagai prioritas utama. Pada umumnya, konsumen di Indonesia memilih mobil Subaru sebagai kendaraan ketiga, keempat, atau kelima bukan sebagai mobil pertama atau kedua. Mereka ingin merasakan pengalaman berkendara yang berbeda dari mobil lain. Meskipun tidak merilis mobil listrik atau 7-seater, Subaru sedang mempertimbangkan untuk menghadirkan mobil hibrida di pasar Indonesia. Produk kendaraan hibrida Subaru sudah ada di Jepang seperti Subaru Crosstrek Hybrid, Rex Hybrid, dan Forester Hybrid. Subaru memiliki rencana untuk merilis mobil hibrida di masa mendatang. Tidak hanya itu, Subaru juga akan merilis model baru di GIIAS 2025 dan beberapa modelnya telah memperoleh peringkat ANCAP bintang lima.


