Tuesday, April 21, 2026
HomeBeritaJAFF: Membangkitkan Horor Indonesia sebagai Cermin Budaya Pop

JAFF: Membangkitkan Horor Indonesia sebagai Cermin Budaya Pop

Film horor Indonesia telah menunjukkan kesuksesannya di kancah internasional dengan kemampuan adaptasi, inovasi, dan kualitas yang mampu bersaing dengan film-film horor dari negara lain. Di Indonesia, genre horor tetap menjadi salah satu yang paling diminati penonton dengan kekuatan yang tak terbantahkan. Direktur JAFF Market, Linda Gozali, menyatakan bahwa di Indonesia, horor merupakan bagian dari ‘pop culture’. Film horor Indonesia seperti “Pengabdi Setan” dan “Perempuan Tanah Jahanam” tidak hanya populer secara komersial di dalam negeri, tetapi juga mendapatkan apresiasi di festival-festival film internasional.

Tidak hanya dalam medium film, industri game Indonesia juga telah menghasilkan game horor lokal yang sukses menarik perhatian gamer internasional, seperti “DreadOut”. Film horor Indonesia mampu tidak hanya membawa rasa takut, tetapi juga menyajikan cerita dan karakter yang kuat, dengan kemampuan untuk membuat penonton terhubung emosional dengan kedalaman yang lebih dari sekadar ketegangan. Meskipun demikian, masih ada perdebatan di kalangan masyarakat apakah horor Indonesia bisa dikategorikan sebagai ‘pop culture’ Indonesia, mengingat keberhasilan film silat yang juga mempopulerkan budaya Indonesia secara global, terutama setelah kesuksesan film “The Raid”.

Source link

RELATED ARTICLES

Terpopuler