Bank Mandiri telah menjalin kerja sama strategis dengan Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) atau Indonesia Eximbank untuk memberikan akses pendanaan yang lebih fleksibel bagi pelaku usaha dalam meningkatkan kontribusi ekspor nasional. Kolaborasi ini mencakup penyaluran kredit jangka pendek dan fasilitas treasury line dengan credit equivalent limit yang tinggi, serta penjaminan kredit bagi pelaku usaha berorientasi ekspor. Bank Mandiri dan LPEI berkomitmen untuk memperluas dukungan terhadap UMKM agar dapat bersaing di pasar global.
Senior EVP Bank Mandiri, Dadang Ramadhan, menyatakan bahwa kerja sama ini sebagai upaya Bank Mandiri dalam memperluas peran sebagai mitra keuangan bagi para pelaku ekspor. Bank Mandiri memberikan akses pendanaan yang lebih fleksibel untuk mendukung pelaku usaha dalam meningkatkan kontribusi ekspor Indonesia. Sementara itu, Plt. Direktur Pelaksana Keuangan, Operasional dan Teknologi Informasi LPEI, Anwar Harsono, menjelaskan bahwa fasilitas kredit jangka pendek dan treasury line dimaksimalkan untuk mempercepat pembiayaan ekspor bernilai tambah tinggi.
Kerjasama ini juga memungkinkan LPEI untuk memberikan penjaminan atas fasilitas pembiayaan yang disalurkan Bank Mandiri, baik dalam bentuk pembiayaan modal kerja maupun investasi. Dengan adanya penjaminan kredit oleh LPEI, Bank Mandiri dapat mengelola risiko pembiayaan secara lebih optimal. Selain itu, LPEI juga melakukan pengembangan kapasitas UMKM agar dapat bersaing secara global dan menjadi bagian dari ekosistem ekspor yang tangguh dan berkelanjutan.
Bank Mandiri bersama LPEI memberikan pelatihan dan pendampingan kepada UMKM di berbagai lokasi region Bank Mandiri, dengan tujuan meningkatkan kepercayaan diri pelaku usaha dalam ekspansi bisnis ke pasar internasional. Program ini diharapkan dapat memperkuat peran UMKM dalam ekspor nasional, dengan focus pada sektor-sektor potensial untuk ekspor. Kerjasama ini juga sejalan dengan target pemerintah untuk meningkatkan kontribusi UMKM terhadap ekspor nasional yang saat ini masih di bawah 15 persen.


