Direktorat Jenderal Integrasi Transportasi dan Multimoda (DJITM) Kementerian Perhubungan berkomitmen untuk memperkuat integrasi transportasi nasional. Fokus utama mereka adalah pada simpul utama, destinasi pariwisata, wilayah 3TP, pusat produksi pangan, dan kawasan metropolitan. Risal Wasal, Direktur Jenderal Integrasi Transportasi dan Multimoda Kemenhub, menekankan pentingnya diskusi dengan pihak akademisi seperti Institut Transportasi dan Logistik (ITL) Trisakti. Pihaknya memperkenalkan DJITM dan membahas integrasi transportasi di Indonesia, serta meminta masukan dari berbagai pihak, termasuk sektor akademisi.
Kedatangan DJITM ke ITL Trisakti merupakan langkah awal untuk memperkenalkan program mereka dan mendiskusikan layanan transportasi terintegrasi dari sudut pandang akademis. Diskusi meliputi definisi integrasi dan konektivitas, standar Transit Oriented Development (TOD), posisi Sistem Logistik Nasional (Sislognas) dalam RUU Sitranas, penanganan kendaraan Over Dimension Over Loading (ODOL), dan penyelenggaraan transportasi yang seamless. ITL Trisakti siap bersinergi dengan Kementerian Perhubungan untuk memajukan sektor transportasi Indonesia. Mereka mengusulkan penandatanganan MoU untuk penguatan SDM DJITM dengan sertifikasi dari ITL Trisakti dan menyusun standar integrasi dan logistik bersama.
Mereka juga membahas bagaimana integrasi transportasi dapat meningkatkan nilai sosial masyarakat dan memperkuat kolaborasi dengan IMO. Diskusi yang konstruktif antara DJITM dan ITL Trisakti diharapkan dapat membawa perubahan positif dalam integrasi transportasi dan multimoda di Indonesia.


