Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Republik Indonesia memiliki komitmen yang kuat untuk memperkuat kerjasama dengan International Maritime Organization (IMO) dalam meningkatkan ketahanan sektor maritim serta memajukan agenda maritim global. Sebagai negara maritim dan kepulauan terbesar di dunia, Indonesia fokus pada peningkatan keselamatan, keamanan, keberlanjutan maritim, dan peningkatan kualitas tenaga kerja terampil untuk mendukung industri maritim. Komitmen ini diwujudkan melalui kolaborasi dengan negara-negara maritim lainnya, pemangku kepentingan global, dan industri pelayaran internasional, sejalan dengan visi pembangunan nasional yang menempatkan ketahanan maritim sebagai prioritas nasional.
Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menegaskan dukungan Indonesia terhadap tujuan strategis IMO serta reformasi untuk IMO dalam pertemuan dengan Sekretaris Jenderal IMO Arsenio Dominguez di Jakarta. Indonesia telah meratifikasi Amandemen Konvensi IMO dan menyerahkan instrumen ratifikasi, menunjukkan kesiapan Indonesia untuk mendukung IMO yang lebih transparan, representatif, dan akuntabel. Harapan besar Indonesia adalah bahwa reformasi ini akan membawa perkembangan positif dalam sektor maritim dan mendukung fungsi efektif dewan IMO. Kolaborasi yang terus ditingkatkan antara Indonesia dan IMO diharapkan dapat memperkuat keselamatan, keamanan, dan perlindungan lingkungan di wilayah maritim serta mendukung pelayaran yang berkelanjutan.


