Wednesday, January 14, 2026
HomeKriminalitas20 Pertanyaan Polisi Terkait Penggelapan Dana: Respon Yayasan MBG Kalibata

20 Pertanyaan Polisi Terkait Penggelapan Dana: Respon Yayasan MBG Kalibata

Yayasan Media Berkat Nusantara yang bekerja sama dengan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kalibata, Jakarta Selatan, melalui kuasa hukumnya telah menjawab 20 pertanyaan dari Kepolisian terkait laporan penggelapan dana yang dilakukan oleh mitra dapur, Ira Mesra Destiawati. Kuasa hukum yayasan MBG, Timoty Ezra Simanjuntak menjelaskan bahwa mereka telah memberikan jawaban yang berdasar pada data yang mereka bawa ketika dipanggil oleh penyidik. Mereka menegaskan bahwa kehadiran mereka adalah untuk membersihkan nama Yayasan dan menunjukkan bukti berupa surat pernyataan kesanggupan mengelola yang telah disetujui oleh Ira.

Menurut Timoty, dalam kontrak yang disepakati antara yayasan dan Badan Gizi Nasional, harga yang ditentukan adalah maksimum Rp15 ribu per porsi. Mereka juga menjelaskan detail terkait jumlah menu dan lokasi distribusi dalam kontrak tersebut. Oleh karena itu, tuduhan penggelapan dana tersebut dianggap tidak berdasar. Pihak koordinator mitra dapur, yaitu Ira, dijadwalkan untuk dipanggil oleh Kepolisian pada Senin mendatang.

Mitra dapur di Kalibata telah melaporkan yayasan mitra Program MBG ke Kepolisian terkait dugaan penggelapan dana sebesar Rp975.375.000. Laporan itu telah dibuat dan teregistrasi pada Kamis, 10 April 2025. Ira yang sebelumnya bekerja sama dengan yayasan dan SPPG Kalibata dalam memasak lebih dari 65.025 porsi makanan, mengungkapkan bahwa awalnya harga per porsi sebesar Rp15 ribu seperti di kontrak, namun kemudian diubah menjadi Rp13 ribu. Penyelidikan lebih lanjut masih akan dilakukan terkait tuduhan ini.

Source link

RELATED ARTICLES

Terpopuler