Pintu Kemana Saja (PINTU), aplikasi investasi kripto, bekerjasama dengan PT Espay Debit Indonesia Koe (DANA) mengadakan program literasi dan edukasi mengenai aset kripto dan teknologi blockchain melalui inisiatif Pintu Goes to Office. Chief Marketing Officer PINTU, Timothius Martin, menyatakan bahwa program ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan pemahaman mengenai aset kripto di kalangan profesional. Kolaborasi ini sebagai wujud komitmen perusahaan dalam mendukung perkembangan industri aset kripto di Indonesia.
Potensi aset kripto di Indonesia masih sangat besar, sehingga PINTU akan terus melaksanakan program edukasi dan literasi untuk memberikan pemahaman yang komprehensif tentang aset kripto, potensi, dan risikonya. Dalam program ini, DANA memberikan kesempatan bagi PINTU untuk berbagi wawasan dan pengetahuan tentang aset kripto dan teknologi blockchain kepada masyarakat. Kolaborasi antara PINTU dan DANA diharapkan dapat menciptakan ekosistem digital yang aman, sehat, dan berkelanjutan.
Diskusi mengenai aset kripto dianggap menarik dan dapat memberikan pemahaman lebih dalam mengenai instrumen investasi kripto yang masih berkembang di Indonesia. Direktur Komunikasi DANA Indonesia, Olavina Harahap, menegaskan dukungannya terhadap program edukasi dan literasi yang dilaksanakan oleh PINTU. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat transaksi aset kripto pada Januari 2025 mencapai Rp44,07 triliun, menunjukkan potensi besar industri kripto dan fintech di Indonesia. Dengan tingginya volume transaksi, masa depan kedua sektor tersebut di Indonesia diprediksi cerah dan menjanjikan.








