Saturday, December 6, 2025
HomeBeritaKemensos Salurkan Bantuan Rp112,5 Juta untuk Anak Penyandang Penyakit Langka

Kemensos Salurkan Bantuan Rp112,5 Juta untuk Anak Penyandang Penyakit Langka

Anak-anak dengan kondisi langka dan keluarganya memerlukan perhatian dan intervensi khusus dari pemerintah. Kementerian Sosial telah menyalurkan bantuan senilai Rp112,5 juta dalam bentuk alat bantu adaptif dan layanan rehabilitasi sosial kepada anak-anak penyandang penyakit langka dalam kegiatan Sarasehan Rehabilitasi Sosial di Jakarta. Sebanyak 50 anak dan keluarga yang tergabung dalam komunitas Indonesia Rare Disorder (IRD) menjadi sasaran kegiatan ini, dengan tujuan memberikan akses langsung terhadap layanan rehabilitasi sosial serta membangun dialog antara penyandang penyakit langka, pendamping, dan instansi terkait.

Menurut Penasihat I Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kemensos, Fatma Saifullah Yusuf, bantuan yang disalurkan mencakup 10 unit kursi roda adaptif, 10 unit alat bantu jalan dan standing frame, serta lima unit alat komunikasi augmentatif (AAC) dalam totalnya. Semua bantuan ini disalurkan melalui Program Asistensi Rehabilitasi Sosial (ATENSI) Kemensos. Selain bantuan tersebut, anak-anak juga menerima berbagai layanan terapi dari para ahli di bidang kesehatan, seperti terapi wicara, terapi okupasi, fisioterapi, terapi perilaku, dan konsultasi psikologis dan gizi.

Selain itu, Kemensos juga bersinergi dengan Kementerian Kesehatan, BPJS Kesehatan, dokter spesialis, dan komunitas IRD untuk membahas tantangan yang dihadapi penyandang penyakit langka dalam mengakses layanan kesehatan dan rehabilitasi. Sinergi lintas sektor dianggap sangat penting dalam memastikan layanan rehabilitasi sosial dapat terjangkau oleh kelompok rentan secara berkelanjutan. Hal ini sejalan dengan upaya memastikan bahwa anak-anak dengan penyakit langka tidak hanya mendapatkan perawatan medis, tetapi juga dukungan psikososial dan ekonomi.

Itulah mengapa kegiatan seperti ini, selain penyaluran bantuan, juga memberikan pentingnya dukungan lintas sektor untuk memperhatikan kebutuhan anak-anak dan keluarga yang terkena dampak penyakit langka. Semua ini bertujuan untuk memastikan bahwa anak-anak dengan kondisi langka mendapatkan perhatian dan dukungan yang mereka butuhkan untuk tumbuh dan berkembang dengan baik.

Source link

RELATED ARTICLES

Terpopuler