Tuesday, March 10, 2026
HomeLenggang JakartaTips Menata Asa di Lorong Kumuh

Tips Menata Asa di Lorong Kumuh

Di tengah hingar-bingar Jakarta, terdapat lorong-lorong sempit yang menjadi saksi bisu perjuangan ribuan keluarga untuk bertahan hidup. Gang-gang kecil di Jakarta Selatan dipenuhi rumah-rumah berhimpitan dengan dinding penuh coretan, atap saling menindih, dan aroma tak sedap yang dianggap biasa. Pakaian digantung sembarangan di depan rumah, sementara anak-anak berlarian di jalanan sempit. Realitas RW kumuh di Jakarta tidak bisa disembunyikan di balik kemajuan kota.

Sejumlah warga, seperti Ahmad, dihadapkan pada dilema perbaikan rumah mahal atau merelakan rumahnya dibongkar. Kebakaran di RW Manggarai menambah kompleksitas permasalahan pemukiman, dengan lebih dari 3.000 jiwa kehilangan tempat tinggal. Meski sudah ada langkah-langkah perbaikan, perjalanan menghapus RW kumuh masih panjang di Jakarta.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta terus berupaya membebaskan RW dari label kumuh, seperti di Manggarai. Program penataan seperti bedah rumah dan konsolidasi tanah vertikal dilakukan untuk menyediakan hunian layak bagi warga. Rusunawa Green Jagakarsa menjadi solusi bagi warga yang kehilangan tempat tinggal atau berpenghasilan rendah. Dengan fasilitas lengkap, rusun ini menjadi harapan baru bagi warga yang memilih relokasi.

Dilemma relokasi ke rusunawa bukan keputusan mudah, terutama bagi warga yang telah lama tinggal di kawasan tertentu. Meskipun ada keraguan dan kekhawatiran, banyak warga bersyukur atas fasilitas yang diberikan oleh pemerintah. Langkah-langkah kecil ini menunjukkan ibu kota terus berjuang untuk menata kembali asa bagi mereka yang memilih tetap tinggal.

Source link

RELATED ARTICLES

Terpopuler