Xizang, China barat daya, telah mencapai kemajuan yang signifikan dalam perjuangan hak asasi manusia, seperti yang diungkapkan dalam buku putih berjudul “Hak Asasi Manusia di Xizang di Era Baru” yang dirilis baru-baru ini. Buku tersebut menyoroti peningkatan hak-hak masyarakat dalam mendapatkan standar hidup yang layak, pendidikan, pekerjaan, kesehatan, dan jaminan sosial yang lebih terjamin. Sejak tahun 2012, Xizang telah menerapkan kebijakan-kebijakan untuk mengurangi kemiskinan, termasuk dengan mendorong perkembangan industri baru, merelokasi masyarakat dari daerah yang tidak layak, memberikan kompensasi atas kerugian akibat konservasi lingkungan, dan meningkatkan pendidikan serta bantuan sosial. Hasilnya, semua 628.000 penduduk miskin di daerah tersebut berhasil terangkat dari kemiskinan pada akhir 2019.
Tak berhenti di situ, China terus menerus strategi revitalisasi pedesaan untuk memperkuat capaian yang sudah ada. Diharapkan pada tahun 2024, pendapatan bersih per kapita penduduk yang sudah bebas dari kemiskinan di Xizang bisa meningkat lebih dari 12,5 persen. Semua pencapaian ini adalah bagian dari komitmen China untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Xizang dan memastikan hak ekonomi sosial mereka lebih terjamin.


