Tuesday, April 21, 2026
HomeFinansialBelajar Tips Hemat Anggaran dari Negara Sukses

Belajar Tips Hemat Anggaran dari Negara Sukses

Indonesia menghadapi defisit anggaran sebesar Rp31,2 triliun pada Februari 2025, menunjukkan urgensi reformasi manajemen keuangan publik. Defisit tersebut timbul di tengah tekanan geopolitik global, pergeseran demografi, dan ketidakpastian ekonomi pasca-pandemi. Paradigma lama pengelolaan keuangan publik harus diganti dengan pendekatan yang lebih holistik. Negara perlu mempelajari kesuksesan Singapura dan negara-negara Eropa dalam mengoptimalkan aset publik untuk menciptakan aliran pendapatan baru. Indonesia masih mengadopsi sistem akuntansi berbasis kas yang tidak memadai, sehingga transisi ke akuntansi akrual menjadi penting. Pemerintah juga perlu mempercepat pengelolaan kewajiban non-utang seperti pensiun pegawai negeri untuk mengurangi defisit. Selain itu, mengembangkan pengelolaan dana kekayaan publik (PWFs) dapat membantu meningkatkan pendapatan negara. Indonesia memiliki potensi besar dalam mengelola aset publik yang belum dimanfaatkan sepenuhnya. Dengan langkah-langkah yang tepat seperti reformasi akuntansi, pembentukan PWFs, dan kerja sama global, Indonesia dapat mengubah defisit menjadi peluang pertumbuhan yang berkelanjutan. Langkah ini juga akan memperkuat ketahanan ekonomi negara di tengah gejolak geopolitik global. Indonesia perlu segera bertindak untuk mengelola anggaran secara lebih transparan, akuntabel, dan inovatif demi menciptakan budget culture yang berkelanjutan.

Source link

RELATED ARTICLES

Terpopuler