Sunday, February 8, 2026
HomeBeritaTantowi Kek Kura-kura Bali: Tri Hita Karana dalam Bahasan

Tantowi Kek Kura-kura Bali: Tri Hita Karana dalam Bahasan

PT Bali Turtle Island Development (BTID) merupakan perusahaan yang menjalankan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kura-kura Bali dengan prinsip Tri Hita Karana. Prinsip ini bukan sekadar dikomersialisasikan, melainkan menjadi pondasi utama bagi perkembangan KEK tersebut. Tantowi Yahya, Presiden Komisaris PT BTID, menegaskan hal ini sebagai respons terhadap tudingan yang menyebutkan sebaliknya. Menurutnya, menjalankan KEK tanpa prinsip Tri Hita Karana bisa menjadi lebih mudah dalam menarik investor, tapi PT BTID berkomitmen hanya menerima investor yang sejalan dengan falsafah Tri Hita Karana.

Pemilihan investor yang sesuai dengan prinsip Tri Hita Karana menjadi alasan mengapa pembangunan di KEK Kura-kura Bali berlangsung lama namun tetap berkesinambungan. Upaya menjaga komitmen terhadap prinsip tersebut tercermin dalam proyek marina internasional yang akan segera dimulai, di mana unsur budaya lokal akan diintegrasikan dengan baik. Tantowi Yahya yakin marina ini akan menarik banyak turis kaya yang biasanya singgah di Singapura atau Thailand karena belum ada marina serupa di Indonesia. Dengan kehadiran marina internasional pertama di Bali, KEK Kura-kura Bali diharapkan dapat menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan lokal maupun mancanegara.

Komitmen PT BTID terhadap prinsip Tri Hita Karana juga tercermin dalam penolakan terhadap investor yang tidak sejalan dengan nilai-nilai tersebut. Meskipun hal ini memperlambat pembangunan, PT BTID tetap konsisten dalam menegakkan prinsip-prinsip kehidupan baik umat Hindu Bali tersebut. Dengan demikian, KEK Kura-kura Bali tidak sekadar menjalankan bisnis, tetapi juga turut melestarikan nilai-nilai budaya dan lingkungan yang menjadi warisan lokal.

Source link

RELATED ARTICLES

Terpopuler