Wednesday, March 11, 2026
HomeBursaStrategi Buyback Saham Tanpa RUPS: Solusi Atasi Anjloknya IHSG

Strategi Buyback Saham Tanpa RUPS: Solusi Atasi Anjloknya IHSG

Pasar modal Indonesia baru-baru ini mengalami goncangan yang langka terjadi. Anjloknya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dalam satu hari menyebabkan Bursa Efek Indonesia memberlakukan trading halt, sebagai langkah darurat menandakan keadaan ketidakstabilan yang luar biasa. Dalam menghadapi situasi tersebut, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) merespons dengan mengizinkan emiten melakukan buyback saham tanpa persetujuan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS).

Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal OJK, Inarno Djajadi, mengungkapkan bahwa banyak perusahaan tercatat telah menyatakan minatnya untuk melakukan buyback saham setelah kebijakan tersebut diumumkan. Salah satunya adalah PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO) yang secara pribadi melakukan pembelian saham PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI). Setelah kebijakan ini diterapkan, IHSG mulai menunjukkan tanda-tanda pemulihan dengan rebound sekitar 1 persen setelah sebelumnya turun 7,1 persen.

Langkah ini membawa sentimen positif bagi investor, menunjukkan bahwa emiten memiliki instrumen untuk menstabilkan harga saham di tengah kepanikan pasar. Peningkatan transaksi harian di Bursa Efek Indonesia juga mencerminkan kebijakan ini membantu mengembalikan kepercayaan investor. Meski langkah buyback tampak sebagai solusi cepat, namun muncul berbagai pertanyaan dan perdebatan tentang efektivitasnya dalam menahan kejatuhan pasar.

Buyback saham bisa memberikan efek psikologis positif untuk mencegah aksi jual berlebihan yang didorong oleh sentimen negatif jangka pendek. Namun, langkah ini juga menimbulkan risiko penyalahgunaan oleh pemegang saham mayoritas untuk mengamankan kendali tanpa proses persetujuan RUPS. Evaluasi terhadap kebijakan ini sangat penting untuk memastikan bahwa buyback dapat memberikan manfaat bagi stabilitas pasar dalam jangka panjang.

Source link

RELATED ARTICLES

Terpopuler