Ralf Schumacher, legenda Formula 1, memberikan bela sungkawa kepada Isack Hadjar dari tim Racing Bulls setelah menerima kritikan dari Helmut Marko, penasehat Red Bull. Schumacher menegaskan bahwa Marko tidak bermaksud menyinggung perasaan Hadjar. Hadjar, yang baru pertama kali tampil di GP Australia, harus menyerah dalam balapan setelah mengalami kecelakaan yang mencegahnya melanjutkan perlombaan. Saat keluar dari Sirkuit Albert Park, Hadjar terlihat menangis dan Anthony Hamilton, ayah dari pembalap Ferrari terkenal Lewis Hamilton, berusaha menenangkannya. Hamilton merasa terpukul saat melihat keadaan Hadjar, mengingat perjuangan yang dilalui anak-anak sejak usia delapan tahun untuk menjadi pembalap F1.
Pasca balapan, Marko mengkritik Hadjar dengan menyebut bahwa ekspresi kekecewaan dan tangisannya di luar sirkuit terlalu berlebihan. Marko berpendapat bahwa Hadjar seharusnya tidak menunjukkan emosi berlebihan seperti itu. Saat ini, Hadjar sedang bersiap untuk menghadapi grand prix kedua di Shanghai. Kritikan dan kontroversi tersebut tidak menghentikan semangat Hadjar untuk terus berkompetisi. Ajang balapan Formula 1 terus menarik perhatian publik dengan dinamika dan emosi yang tersulut di setiap perlombaan.








