Pengelola Masjid Agung Al-Azhar menargetkan pengumpulan dana zakat, infaq, sedekah, dan wakaf (ziswaf) sebesar Rp4,8 miliar pada tahun 2025 untuk disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan. Kepala Kantor Masjid Agung Al-Azhar, Tatang Komara, menyebut bahwa target tersebut mengalami peningkatan dari capaian tahun sebelumnya, yakni lebih dari Rp3,8 miliar. Dana ziswaf dari jamaah akan diberikan kembali kepada jamaah yang lebih membutuhkan dengan berbagai manfaat yang bermanfaat. Melalui kerjasama dengan lembaga resmi dalam pengumpulan dana, diharapkan target tersebut dapat tercapai. Momen Ramadhan diharapkan dapat mendorong partisipasi masyarakat dalam berkontribusi untuk kebaikan sesama.
Selain itu, pihak pengelola Masjid Agung Al-Azhar, Jakarta Selatan, juga membagikan 700 takjil setiap harinya berupa kotak berisi kue kepada jamaah selama bulan Ramadhan. Takjil tersebut berisi tiga macam jajanan pasar, kurma, dan minuman gelas, serta disediakan teh panas. Pada tahun 2024, jumlah jamaah yang tercatat bisa mencapai 1.400 hingga 2.000 orang setiap harinya. Keikutsertaan masjid ini dalam memeriahkan bulan suci Ramadhan juga terlihat dari berbagai kegiatan sosial yang diselenggarakan.
Sumber: ANTARA.








