Thursday, October 8, 2026
HomeSepakbolaKasus Manchester City: Kronologi, Dakwaan, dan Hukuman

Kasus Manchester City: Kronologi, Dakwaan, dan Hukuman

Kasus dugaan pelanggaran aturan finansial yang melibatkan Manchester City memasuki tahap penentuan. Sejumlah media Inggris pada 25 September 2026 melaporkan komisi independen Premier League menyatakan klub tersebut bersalah atas 114 dari 115 dakwaan. Namun, hasil itu belum diumumkan secara resmi oleh Premier League, sanksi belum dijatuhkan, dan Manchester City masih memiliki hak untuk mengajukan banding.

Perkara berawal dari rujukan Premier League pada 2023

Premier League merujuk Manchester City ke komisi independen pada 6 Februari 2023. Rujukan itu berkaitan dengan dugaan pelanggaran aturan kompetisi dalam rentang waktu yang panjang, mulai musim 2009/2010 hingga 2017/2018 untuk persoalan informasi keuangan. Dugaan lain mencakup periode berbeda, termasuk perkara terkait kerja sama klub dalam penyelidikan Premier League.

Kasus tersebut kemudian dikenal sebagai perkara dengan 115 dakwaan. Materinya meliputi dugaan kegagalan menyampaikan informasi keuangan secara akurat, termasuk pendapatan, sponsor, pihak terkait, dan biaya operasional. Manchester City juga menghadapi tuduhan mengenai pembayaran kepada pemain dan manajer, kepatuhan terhadap aturan finansial UEFA, serta pelanggaran terhadap Profitability and Sustainability Rules (PSR).

Selain itu, Premier League menuduh Manchester City tidak bekerja sama sepenuhnya dalam proses penyelidikan. Perkara tersebut diperiksa secara tertutup oleh komisi independen yang beranggotakan tiga orang.

Sidang berlangsung hampir tiga bulan

Persidangan dimulai pada 16 September 2024 dan berakhir pada 6 Desember 2024. Banyaknya dakwaan serta dokumen yang harus diperiksa membuat proses tersebut menjadi salah satu perkara finansial paling kompleks yang pernah dihadapi klub sepak bola dalam sejarah Inggris.

Putusan tidak langsung diumumkan setelah sidang selesai. Komisi membutuhkan waktu untuk menyusun keputusan. Laporan mengenai hasil pemeriksaan baru muncul pada September 2026, hampir dua tahun setelah persidangan berakhir.

Laporan pada 25 September menyebut 114 dari 115 dakwaan dinyatakan terbukti. Kendati demikian, Premier League belum merilis hasil tersebut secara resmi. Prosesnya masih berada dalam tahap rahasia, sehingga informasi mengenai jumlah dakwaan itu tetap harus dipahami sebagai laporan media berdasarkan keterangan sumber yang mengetahui perkara tersebut.

Sanksi belum ditentukan, banding masih terbuka

Manchester City membantah seluruh tuduhan dan tetap mempertahankan posisi bahwa klub tidak melakukan pelanggaran. Dalam pernyataannya, City menyebut proses Premier League masih berlangsung serta masih terdapat tahapan penting yang belum selesai. Klub itu diperkirakan mengajukan banding.

Jika putusan akhir tetap menyatakan pelanggaran, aturan Premier League menyediakan sejumlah opsi sanksi. Hukuman dapat berupa denda, pengurangan poin, pembatasan atau pembatalan pendaftaran pemain, hingga penangguhan dari pertandingan. Dalam kondisi tertentu, komisi juga berwenang merekomendasikan pengeluaran klub dari kompetisi Premier League.

Besaran hukuman tidak otomatis ditentukan berdasarkan jumlah dakwaan semata. Jenis pelanggaran, periode terjadinya, dan keputusan terhadap masing-masing perkara dapat menjadi pertimbangan dalam menentukan sanksi.

Karena keputusan akhir dan proses banding belum selesai, laporan mengenai 114 dakwaan tersebut belum berarti Manchester City langsung menerima pengurangan poin atau degradasi. Perkembangan berikutnya akan ditentukan oleh penetapan sanksi dan pemeriksaan di badan banding yang berbeda dari komisi pemeriksa sebelumnya.

Source link

RELATED ARTICLES

Terpopuler