Thursday, October 8, 2026
HomeFinansialPendanaan Daerah Bali Nusra: SMI Salurkan Rp8,1 Triliun

Pendanaan Daerah Bali Nusra: SMI Salurkan Rp8,1 Triliun

SMI Kucurkan Rp8,1 Triliun Pinjaman Daerah di Bali dan Nusa Tenggara

PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero), atau SMI, telah mengucurkan sebesar Rp8,1 triliun pinjaman daerah hingga Juli 2026 untuk mendukung 16 fasilitas publik di wilayah Bali dan Nusa Tenggara. Proyek-proyek yang didanai oleh SMI ini telah memasuki rencana pemerintah daerah setempat dan memberikan dampak positif pada aspek sosial dan ekonomi masyarakat.

Manfaat Proyek yang Didanai

Direktur Operasional dan Keuangan SMI, Aradita Priyanti, menjelaskan bahwa proyek-proyek infrastruktur yang didanai oleh SMI termasuk pembangunan jalan raya, rumah sakit, pelabuhan, pasar, jaringan irigasi pertanian, dan fasilitas publik lainnya. Melalui pinjaman daerah ini, SMI telah memberikan kontribusi positif bagi masyarakat di wilayah tersebut.

Hingga periode yang sama, SMI telah menyediakan total komitmen sebesar Rp37,19 triliun yang diakses oleh 79 pemerintah daerah di seluruh Indonesia untuk 96 proyek. Wilayah Jawa menjadi salah satu wilayah dengan jumlah proyek terbanyak, yakni sebesar Rp15,8 triliun untuk membiayai 15 fasilitas publik.

Proyek di Wilayah Bali dan Nusa Tenggara

Di wilayah Bali, terdapat tujuh pemerintah daerah yang memanfaatkan pinjaman daerah dari SMI, seperti perluasan RSUD Bangli di Kabupaten Bangli, proyek infrastruktur jalan di Gianyar dan Kabupaten Badung. Sementara di Nusa Tenggara, proyek yang telah terbangun antara lain RSUD Provinsi NTB dan Pasar Jelojok Lombok Tengah.

Aradita menegaskan bahwa proyek-projek yang didanai oleh SMI dalam skema Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) 2021 telah memberikan dampak positif bagi masyarakat setempat. Contohnya, pembangunan pengembangan RSUD Bangli mampu meningkatkan kapasitas dan pemasukan RSUD tersebut.

RSUD Bangli, misalnya, berhasil meningkatkan pendapatan dari Rp55 miliar pada 2022 menjadi Rp85 miliar pada 2023 setelah perluasan pembangunan. Begitu pula dengan RSUD Provinsi NTB, yang mampu meraup pendapatan Rp525 miliar pada 2023 setelah mendapat pinjaman sebesar Rp500 miliar dari skema PEN 2021.

Source link

RELATED ARTICLES

Terpopuler