Thursday, October 8, 2026
HomeFinansialOJK Meminta Bank Untuk Blokir 38.375 Rekening Terindikasi Judi Online

OJK Meminta Bank Untuk Blokir 38.375 Rekening Terindikasi Judi Online

Otoritas Jasa Keuangan Meminta Penutupan Ribuan Rekening Terindikasi Judi Online

Jakarta (ANTARA) – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) telah menginstruksikan perbankan untuk melakukan enhanced due diligence (EDD) dan pemblokiran terhadap sekitar 38.375 rekening yang diduga terlibat dalam aktivitas perjudian daring atau judi online hingga bulan Agustus 2026.

Jumlah Rekening yang Meningkat

Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK, Dian Ediana Rae, menyampaikan bahwa angka tersebut mengalami peningkatan dibandingkan bulan sebelumnya, yakni sekitar 36.735 rekening pada bulan Juli 2026. Data ini diperoleh dari Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) yang berkolaborasi dengan OJK.

Langkah OJK dalam Pemberantasan Judi Online

Selain meminta tindakan terhadap rekening yang terindikasi, OJK juga melakukan perluasan penelusuran aktivitas perjudian daring melalui perbankan. Hal ini dilakukan dengan meminta penutupan rekening yang memiliki kesesuaian dengan Nomor Identitas Kependudukan (NIK) dari pihak yang terlibat.

Dian menjelaskan bahwa langkah ini diambil sebagai upaya mendukung pemberantasan perjudian daring yang dianggap memiliki dampak luas terhadap aspek sosial dan ekonomi. Selain itu, OJK juga berkoordinasi dengan berbagai instansi terkait, seperti PPATK, Bank Indonesia, Komdigi, dan aparat penegak hukum, dalam menyusun strategi pemberantasan judi online.

Perputaran Dana Judi Daring Menurun

Berdasarkan data dari PPATK, nilai perputaran dana judi daring mengalami penurunan dari Rp359,81 triliun pada tahun 2024 menjadi Rp286,84 triliun pada tahun 2025. Sedangkan nilai deposit juga turun dari Rp51,3 triliun menjadi Rp36,01 triliun dalam rentang waktu yang sama.

Di triwulan pertama tahun 2026, nilai perputaran dana judi daring mencapai Rp40,3 triliun dengan total deposit sebesar Rp10,59 triliun. Hal ini menunjukkan adanya penurunan aktivitas perjudian daring dalam beberapa tahun terakhir.

Source link

RELATED ARTICLES

Terpopuler