Kemnaker Siapkan Pusat Pelatihan Khusus untuk Pekerjaan Hijau
Menteri Ketenagakerjaan Yassierli mengumumkan rencana Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) untuk menyediakan pusat pelatihan vokasi yang difokuskan pada pengembangan keterampilan dalam pekerjaan hijau. Langkah ini diperkuat dalam Indonesia’s Green Jobs Conference 2026 di Jakarta, sebagai bagian dari upaya pemerintah untuk mengisi kebutuhan industri yang semakin berkembang.
Rencana Pembangunan Pusat Pelatihan Vokasi
Dalam konferensi tersebut, Yassierli menjelaskan bahwa saat ini Kemnaker memiliki 34 balai latihan kerja dan berencana menambah sekitar 17 balai baru. Total akan ada sekitar 50 balai latihan kerja yang beberapa di antaranya akan menjadi pusat pelatihan vokasi untuk green jobs. Pemerintah melihat green jobs sebagai peluang untuk menciptakan lapangan kerja baru yang membutuhkan kesiapan tenaga kerja yang sesuai dengan kebutuhan sektor yang berkembang.
Salah satu tantangan yang dihadapi adalah pemetaan kebutuhan tenaga kerja secara rinci, terutama dalam proyek pengembangan energi terbarukan seperti PLTS. Untuk itu, Kemnaker akan menyusun skema pelatihan dan sertifikasi berdasarkan kebutuhan yang ada.
Transformasi Balai Latihan Kerja
Kemnaker juga sedang melakukan transformasi pada balai latihan kerja, dengan Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) di Serang, Banten, menjadi salah satu pusat pelatihan untuk green jobs. Selain itu, program pelatihan vokasi nasional akan diintegrasikan dengan kebutuhan tenaga kerja di sektor-sektor spesifik.
Pada tahun 2026, Kemnaker menargetkan pelatihan vokasi untuk 340 ribu orang dan program magang untuk 150 ribu orang. Hal ini dilakukan dalam rangka meningkatkan kualitas tenaga kerja Indonesia dan menyediakan sumber daya manusia yang siap untuk industri masa depan.
Melalui Peta Jalan Pengembangan Tenaga Kerja Hijau Indonesia 2025, pemerintah menetapkan target jumlah tenaga kerja hijau mencapai 5,32 juta orang pada tahun 2029. Diharapkan, dengan adanya pusat-pusat pelatihan vokasi baru dan skema sertifikasi yang diperkuat, Indonesia dapat menghasilkan SDM yang kompeten dalam bidang green jobs.


