Tuesday, September 8, 2026
HomeLintas KotaKabar Terbaru: KI DKI Salurkan Dukungan untuk Korban Gempa Bumi NTT

Kabar Terbaru: KI DKI Salurkan Dukungan untuk Korban Gempa Bumi NTT

Komisi Informasi DKI Jakarta Ungkap Rasa Duka atas Bencana Gempa di NTT

Jakarta – Komisi Informasi (KI) DKI Jakarta menyampaikan duka mendalam atas korban gempa bumi 7,7 SR yang terjadi di Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT). Selain itu, KI juga mendorong penyampaian informasi seputar kondisi korban dan penanganan bencana agar berjalan cepat, akurat, transparan, dan mudah diakses oleh masyarakat.

Ketua Komisi Informasi DKI Jakarta, Harry Ara Hutabarat, turut merasakan duka yang mendalam atas kejadian tersebut. Ia juga menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban serta berdoa agar korban yang meninggal dunia diberikan tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa. Hutabarat juga berharap keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan penghiburan.

Doa untuk Kesembuhan Korban

Doa juga terkirim untuk korban yang terluka, semoga lekas mendapat kesembuhan. Hutabarat juga memohon agar seluruh masyarakat yang terdampak bencana tetaplah dalam perlindungan, keamanan, dan kekuatan menjalani masa sulit ini.

Komisi Informasi DKI Jakarta memandang bahwa bencana ini menjadi momentum penting untuk menunjukkan solidaritas, kepedulian, serta pentingnya keterbukaan informasi dan gotong royong dalam menghadapi situasi darurat dan bencana.

Pentingnya Transparansi Informasi

Komisi Informasi Provinsi DKI Jakarta mendorong agar informasi seputar korban, kebutuhan masyarakat terdampak, proses evakuasi, bantuan kemanusiaan, dan langkah-langkah penanganan bencana disampaikan secara cepat, akurat, transparan, dan mudah diakses masyarakat. Semua ini harus tetap memperhatikan perlindungan data pribadi korban.

Harry Ara Hutabarat juga menekankan bahwa seluruh elemen bangsa harus bersatu untuk membantu masyarakat NTT melewati masa sulit ini, karena NTT bukanlah sendiri dan Indonesia bersama-sama mendukung NTT. Dukanya adalah duka kita bersama.

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) sebelumnya menginformasikan bahwa terjadi 31 kali gempa susulan setelah gempa bumi 7,7 SR di Nagekeo, Nusa Tenggara Timur. Hal ini menjadi situasi yang membutuhkan tanggap darurat dan bantuan yang lebih luas dari berbagai pihak.

Source link

RELATED ARTICLES

Terpopuler