Jakarta (ANTARA) – Pelayanan kesehatan di Jakarta Timur semakin inovatif dengan pengembangan program Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang sekarang telah terintegrasi dengan layanan skrining tuberkulosis (TBC).
Integrasi Layanan Kesehatan
Kepala Suku Dinas Kesehatan Jakarta Timur, Arief Wahyudhy, menyatakan bahwa program CKG kini tidak hanya memberikan pemeriksaan kesehatan umum, tetapi juga berbagai layanan skrining lainnya. Hal ini memungkinkan masyarakat mendapatkan layanan yang lebih komprehensif dalam satu kunjungan.
Dengan adanya integrasi ini, diharapkan pelayanan kesehatan tetap efisien dan berkualitas meskipun jumlah peserta terus meningkat. Warga dapat dengan mudah mengakses beberapa jenis layanan kesehatan sekaligus di puskesmas tanpa harus bolak-balik.
Program CKG di Lokasi Strategis
Pemerintah Kota Jakarta Timur juga memperluas akses CKG melalui layanan jemput bola ke berbagai tempat strategis seperti sekolah, kantor, tempat ibadah, dan acara publik. Tujuannya adalah untuk memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam mendapatkan pemeriksaan kesehatan tanpa harus datang langsung ke puskesmas.
Dengan adanya upaya ini, diharapkan masyarakat semakin sadar akan pentingnya menjaga kesehatan dan melakukan pemeriksaan secara berkala. Program CKG telah mencapai 2,57 juta warga di Jakarta dan terus berusaha meningkatkan cakupan pelayanan kesehatan di berbagai lapisan masyarakat.
Sumber: ANTARA News


