Otoritas Jakarta Barat Periksa Lokasi Rekrutmen Fiktif
Suku Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, dan Energi (Sudin Nakertransgi) Jakarta Barat melakukan pemeriksaan awal terhadap lokasi yang diduga sebagai tempat rekrutmen lowongan kerja bodong.
Kasudin Nakertransgi Jakbar, Faradisa Saforda, menyatakan bahwa mereka tengah mencari alamat yang pasti karena minimnya informasi yang jelas terkait nama dan alamat perusahaan dalam informasi yang beredar.
Pemeriksaan Awal Tidak Memuaskan
Tim Sudin Nakertransgi belum berhasil menemukan indikasi perusahaan yang diduga menyebar lowongan kerja bodong, seperti PT Kemas Paket Andalan Express, sebagaimana yang diinformasikan oleh korban.
Faradisa menjelaskan bahwa pemeriksaan mereka malah mengarah ke perusahaan lain di kompleks ruko yang sama, bukan ke PT Kemas Paket.
Langkah Selanjutnya
Meskipun pemeriksaan awal belum berhasil, Sudin Nakertransgi akan melanjutkan pemeriksaan dengan informasi yang lebih konkret dari para korban dugaan praktik rekrutmen fiktif ini.
Faradisa menegaskan bahwa pemeriksaan lanjutan akan segera dilakukan untuk menindaklanjuti kasus ini.
Sebelumnya, beberapa korban di Jakarta Barat telah menjadi korban praktik penipuan berkedok rekrutmen lowongan kerja palsu. Salah satu korban, Jieyes Mishael Panjaitan (18), merasa ditipu setelah membayar Rp2,5 juta sebagai biaya awal.
Pelaku meminta jumlah uang tersebut dengan dalih untuk Medical Check Up (MCU) dan seragam, namun proses tersebut tidak kunjung dilakukan setelah pembayaran dilakukan.


