Saturday, July 18, 2026
HomeBursaIPO 2 Emiten RI Raih Dana Rp517 Miliar

IPO 2 Emiten RI Raih Dana Rp517 Miliar

BEI Berhasil Antarkan Dua Emiten Meraih Dana Rp517 Miliar Lewat IPO

Jakarta, ANTARA – Hari ini, PT Bursa Efek Indonesia (BEI) berhasil mengantarkan dua perusahaan melangsungkan penawaran umum perdana saham atau initial public offering (IPO) di pasar modal Indonesia. Dua perusahaan tersebut adalah PT Bach Multi Global Tbk (BACH) dan PT Esa Medika Mandiri Tbk (EMMI) yang berhasil menghimpun total dana senilai Rp517,57 miliar.

Kesempatan Kedua Perusahaan untuk Berkembang Melalui IPO

Direktur Penilaian Perusahaan BEI Saidu Solihin menyatakan bahwa melalui pasar modal, kedua perusahaan memiliki kesempatan untuk memperkuat kapasitas usaha dengan akses pendanaan yang lebih luas dan penerapan tata kelola perusahaan yang baik. “Semoga langkah ini menjadi awal perjalanan baru bagi kedua perusahaan untuk memperluas dampak, memperkuat daya saing, serta bertumbuh secara berkelanjutan bersama pasar modal Indonesia,” ujar Saidu.

Dalam IPO, BACH berhasil menghimpun dana sebesar Rp271,83 miliar dengan menawarkan 615 juta saham baru dengan harga penawaran Rp442 per saham. Sedangkan EMMI, berhasil menghimpun dana Rp245,74 miliar dengan menawarkan sebanyak 522,85 juta saham baru dengan harga Rp470 per saham.

Penggunaan Dana Hasil IPO

Direktur Utama BACH, Budi Kurniawan, mengungkapkan bahwa sekitar 70% dana hasil IPO akan dialokasikan sebagai modal kerja terutama untuk pembelian genset guna memenuhi permintaan penjualan maupun penyewaan. Sementara sekitar 30% sisanya akan digunakan untuk pembayaran sebagian pinjaman bank sehingga memperkuat struktur permodalan perusahaan.

Sementara itu, Direktur Utama EMMI, Florian Chris Widjaja, menyatakan bahwa dana hasil IPO akan digunakan untuk memperkuat struktur permodalan, melakukan ekspansi fasilitas produksi, dan mendukung kebutuhan modal kerja perusahaan. Sebagian dana juga akan dialokasikan untuk pembayaran sebagian pinjaman bank, pembangunan gedung pabrik baru di Cikupa, serta pembelian persediaan dan kebutuhan modal kerja terkait proyek dan pengadaan alat kesehatan.

Source link

RELATED ARTICLES

Terpopuler