Geoprima Solusi Selesaikan Private Placement Rp28,46 Miliar
PT Geoprima Solusi Tbk (GPSO), perusahaan perdagangan besar mesin dan perlengkapan, telah berhasil menyelesaikan private placement dengan total dana Rp28,46 miliar. Proses penambahan modal ini dilakukan dengan nilai nominal Rp50 per saham dan harga pelaksanaan Rp427 per saham.
Penerima seluruh saham dari private placement adalah PT PIMSF Pulogadung (PIMSF) sebagai Pemegang Saham Pengendali (PSP) baru, yang merupakan bagian dari Tjokro Group. Jumlah saham baru yang diterbitkan dalam private placement mencapai 66.674.000 saham biasa.
Perubahan Arah Bisnis dan Model
Direktur Utama Geoprima Solusi, Dionysius Tjokro, menyatakan bahwa masuknya PIMSF dan Tjokro Group telah membuat perseroan melakukan penyesuaian arah dan model bisnis secara signifikan. Salah satu langkah penting yang diambil adalah perubahan Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI) untuk menyelaraskan langkah dengan ekosistem bisnis PSP baru.
Perubahan KBLI bertujuan untuk memungkinkan perseroan mengekspansi pasar yang lebih luas dan menciptakan sinergi yang solid dengan Tjokro Group. Dengan adanya perubahan ini, diharapkan Geoprima Solusi dapat memperluas sumber pendapatan dan memperkuat kinerja usaha melalui kerja sama yang lebih erat.
Penambahan KBLI Baru
Sebagai bagian dari penyesuaian, Geoprima Solusi menambahkan tiga lini KBLI baru, termasuk aktivitas konsultasi manajemen dan bisnis, perdagangan besar mesin kantor dan industri pengolahan, serta aktivitas real estat atas bangunan dan lahan nonhunian milik sendiri atau sewa.
Meskipun demikian, perseroan tetap mempertahankan lini bisnis lamanya, seperti perdagangan besar mesin, peralatan, dan perlengkapan lainnya. Fokus pada alat survei, pemetaan tanah, serta jasa pengukuran juga tetap dijaga.
Penambahan KBLI baru seperti 68129 dilakukan untuk mendukung rencana aksi korporasi berikutnya, yaitu pembelian aset milik PT JIC dengan estimasi nilai sekitar Rp78 miliar. Aset ini direncanakan untuk disewakan guna menambah pendapatan perseroan.
Private placement ini telah disetujui oleh pemegang saham melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada 22 Juni 2026. Distribusi saham baru dilakukan pada 3 Juli 2026 dan pencatatan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) dilakukan pada 6 Juli 2026.


