Saturday, July 18, 2026
HomeBisnisWamenko Pangan: Usulan Penghapusan HET Gula Harus Dibahas

Wamenko Pangan: Usulan Penghapusan HET Gula Harus Dibahas

Pemerintah Akan Bahas Usulan Penghapusan HET Gula Bersama APTRI

Wakil Menteri Koordinator Bidang Pangan, Hanif Faisol Nurofiq, menyatakan bahwa usulan penghapusan harga eceran tertinggi (HET) gula yang diajukan oleh Asosiasi Petani Tebu Rakyat Indonesia (APTRI) masih memerlukan pembahasan mendalam. Menurut Hanif, pemerintah akan mengevaluasi usulan tersebut secara komprehensif bersama berbagai pihak terkait untuk memastikan kebijakan yang diambil memperhatikan kepentingan semua pihak yang terlibat.

Ia menegaskan bahwa pembahasan mengenai tata niaga gula akan dilakukan melalui forum yang melibatkan berbagai pihak sehingga keputusan yang diambil dapat dipertanggungjawabkan. Meski begitu, Hanif belum memberikan tanggapan detail terkait usulan penghapusan HET gula karena dalam tahap pembahasan bersama tim dan pihak terkait.

Usulan Kenaikan HPP Gula dan Penghapusan HET

Asosiasi Petani Tebu Rakyat Indonesia (APTRI) mengusulkan kenaikan harga pembelian pemerintah (HPP) gula menjadi Rp16.875 per kilogram serta penghapusan HET gula di tingkat konsumen. Hal ini dilakukan untuk memperkuat kesejahteraan petani tebu, dimana harga jual gula di tingkat petani idealnya dapat mendekati Rp18.000 per kilogram.

APTRI juga mengusulkan agar pemerintah tidak lagi membatasi harga gula melalui HET di tingkat konsumen, namun menyesuaikan harga dengan pasar. Menurut APTRI, pembatasan harga yang terlalu ketat dapat membuat pelaku perdagangan enggan menjual gula karena khawatir melanggar aturan.

Untuk menjaga stabilitas pasar setelah penghapusan HET, APTRI mengusulkan agar pemerintah membentuk cadangan gula nasional yang dikelola lembaga negara. Hal ini diharapkan dapat menjadi instrumen intervensi ketika harga gula bergejolak.

Source link

RELATED ARTICLES

Terpopuler