KAI Group Angkut 214 Juta Penumpang Kereta Hingga Mei 2026
PT Kereta Api Indonesia (Persero) Group berhasil mengangkut 214.045.803 penumpang sepanjang Januari hingga Mei 2026. Angka ini menunjukkan tingginya mobilitas masyarakat dan peran penting transportasi kereta api dalam mendukung konektivitas serta pertumbuhan ekonomi nasional.
KAI Commuter: Kontributor Utama Angkutan Publik
KAI Commuter menjadi kontributor utama dalam angka tersebut dengan melayani 169.047.494 pelanggan, meningkat 6,24 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya. Dengan volume tersebut, KAI Commuter kini menjadi salah satu sistem angkutan massal berbasis rel terbesar di Asia Tenggara.
Layanan KAI Commuter setiap hari menghubungkan kawasan hunian dengan pusat pekerjaan, perdagangan, pendidikan, dan layanan publik di wilayah metropolitan Jakarta dan sekitarnya.
Konektivitas Antar-Kota dan Perkotaan
Selain layanan KAI Commuter, KA Jarak Jauh dan Lokal KAI juga turut menyumbang pertumbuhan dengan melayani 24.372.733 pelanggan, meningkat 9,94 persen dibanding tahun sebelumnya. Ini menunjukkan semakin kuatnya konektivitas antar-wilayah di Indonesia, terutama di Pulau Jawa dan Sumatra.
Sementara LRT Jabodebek mencatat pertumbuhan signifikan dengan melayani 13.211.856 pelanggan, naik 23,16 persen dibanding tahun sebelumnya. Hal ini menunjukkan peran penting transportasi publik berbasis rel dalam mendukung mobilitas kawasan Jakarta, Bogor, Depok, dan Bekasi.
Perjalanan Wisata dengan Kereta Api
KAI Wisata mencatat pertumbuhan tertinggi dengan melayani 131.843 pelanggan, meningkat 72,78 persen dari tahun sebelumnya. Ini sejalan dengan tren wisata domestik yang terus berkembang, di mana kereta api kini menjadi bagian dari pengalaman perjalanan yang unik.
Selain itu, di wilayah Indonesia timur, KA Makassar–Parepare melayani 145.735 pelanggan, meningkat 25,48 persen dari tahun sebelumnya. Pertumbuhan ini menunjukkan peningkatan pemanfaatan layanan kereta api di Sulawesi Selatan.


