PSSI Memecahkan Rekor MURI dengan Kursus Pelatih Lisensi D dan Pelatih Futsal
PSSI secara resmi menerima piagam pencanangan pemecahan rekor dari Museum Rekor-Dunia Indonesia (MURI) setelah menyelenggarakan kegiatan peningkatan mutu sumber daya manusia (SDM) olahraga berskala masif. Kursus tersebut melibatkan 2.500 pelatih sepak bola Lisensi D dan 500 pelatih futsal.
1. Pengakuan Resmi dari MURI
Piagam pencanangan rekor ini diserahkan sebelum pertandingan FIFA Womens Matchday antara Indonesia dan Singapura di Stadion Arcamanik, Bandung. Langsung diterima oleh Anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI, Vivin Cahyani Sungkono dan Sekjen PSSI, Yunus Nusi dari Wakil Direktur Utama MURI, Osmar Semesta Susilo. Ini mengakui bahwa program yang diinisiasi oleh PSSI layak menjadi rekor nasional di bidang pengembangan olahraga.
2. Komitmen PSSI dalam Pengembangan Talenta
Dengan menghadirkan total 3.000 pelatih baru, PSSI ingin membangun fondasi pembinaan usia muda yang kuat, terstruktur, dan berbasis sport science modern. Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, menekankan bahwa pencetakan pelatih berlisensi merupakan bagian fundamental dalam transformasi sepak bola nasional. Hal ini diharapkan dapat menjamin kelangsungan talenta berbakat di tim nasional di masa depan.
Anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI, Vivin Cahyani Sungkono, menyoroti pentingnya standarisasi kurikulum kepelatihan, baik untuk sepak bola lapangan besar maupun futsal. Dukungan penuh dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat dalam penyediaan venue utama dan infrastruktur lapangan turut menjadi kunci keberhasilan program ini.
Program pelatihan skala besar ini tidak hanya mencakup kursus untuk pelatih sepak bola Lisensi D, tetapi juga melibatkan pelatih futsal berskala nasional. Semua kegiatan ini diamini langsung oleh MURI pada tanggal 3 Juni 2026.


