Indonesia Mendorong Ekspor Produk Ramah Lingkungan ke Chile
Melalui implementasi Indonesia-Chile CEPA dan penguatan promosi perdagangan, Indonesia terus mendorong perluasan akses pasar bagi produk-produk bernilai tambah dan berkelanjutan di pasar Chile.
Kementerian Perdagangan (Kemendag) menyebut tren pasar global yang semakin mengedepankan aspek keberlanjutan menjadi peluang besar bagi Indonesia untuk memperkuat ekspor produk unggulan, salah satunya ke Chile.
Produk Potensial yang Dipromosikan Indonesia ke Chile
Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional (Dirjen PEN) Kemendag Fajarini Puntodewi mengatakan Indonesia terus mempromosikan berbagai produk potensial yang sesuai dengan tren pasar Chile seperti furnitur dan dekorasi rumah berbahan alami, kopi specialty, produk berbasis kelapa, produk perikanan olahan, serta produk kemasan ramah lingkungan.
Puntodewi juga menyinggung skema perjanjian dagang yang telah dimiliki oleh Indonesia dan Chile, yaitu Indonesia-Chile Comprehensive Economic Partnership Agreement (CEPA).
Perkembangan Positif Hubungan Perdagangan Indonesia-Chile
Perkembangan hubungan perdagangan Indonesia-Chile menunjukkan tren positif pascaimplementasi Indonesia-Chile CEPA pada 23 September 2025. Pada 2025, total perdagangan bilateral Indonesia-Chile tercatat mencapai 535,51 juta dolar AS atau meningkat 12,40 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Sebagai salah satu upaya memperkuat hubungan perdagangan Indonesia-Chile, pemerintah Indonesia melalui KBRI Santiago dan Indonesian Trade Promotion Center (ITPC) Santiago melakukan kegiatan Breakfast Meeting: Encuentro con el Mundo bersama komunitas pelaku usaha anggota PROhumana di Santiago, Chile pada Mei 2026.
Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh (LBBP) RI untuk Chile Vedi Kurnia Buana menyatakan bahwa Indonesia dan Chile memiliki kepentingan yang sama untuk memastikan pertumbuhan ekonomi memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Kerja sama di bidang perdagangan, investasi, teknologi pangan, dan inovasi menjadi sangat penting untuk membangun sistem pangan yang tangguh dan berkelanjutan.


