BI Yakin Inflasi Tetap Terkendali di 2026 dan 2027
Bank Indonesia (BI) meyakini bahwa inflasi Indeks Harga Konsumen (IHK) pada Mei 2026 tetap terkendali dalam rentang 1,5 persen hingga 3,5 persen, sesuai dengan target yang telah ditetapkan. Hal ini merupakan hasil dari konsistensi kebijakan moneter yang dilakukan oleh bank sentral dan sinergi yang erat dalam pengendalian inflasi.
Sinergi Antara BI dan Pemerintah dalam Pengendalian Inflasi
Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI, Ramdan Denny Prakoso, menyatakan bahwa BI bekerja sama dengan pemerintah pusat dan daerah melalui Tim Pengendalian Inflasi Pusat dan Daerah (TPIP dan TPID). Selain itu, BI juga bersinergi dengan pemerintah dalam implementasi Program Ketahanan Pangan Nasional.
Menurut Ramdan, bank sentral meyakini bahwa inflasi akan tetap terjaga dalam rentang 2,5 plus minus 1 persen pada tahun 2026 dan 2027. Data dari Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan bahwa IHK pada Mei 2026 mengalami inflasi sebesar 0,28 persen secara bulanan dan 3,08 persen secara tahunan.
Perkembangan Inflasi di Berbagai Sektor
Secara khusus, inflasi inti pada Mei 2026 tercatat sebesar 0,22 persen, sedikit lebih rendah dari bulan sebelumnya. Hal ini dipengaruhi oleh kenaikan harga minyak goreng. Sementara itu, kelompok volatile food mengalami inflasi sebesar 0,22 persen, yang disumbang oleh kenaikan harga cabai merah, bawang merah, tomat, dan beras.
Sementara kelompok administered prices mengalami inflasi sebesar 0,52 persen, terutama disebabkan oleh kenaikan harga bahan bakar rumah tangga, bensin, dan tarif angkutan udara. BI menegaskan bahwa sinergi antara BI, TPIP, dan TPID akan terus mendukung pengendalian inflasi, terutama dalam menghadapi fluktuasi harga energi global.
Dengan demikian, prospek inflasi Indonesia tetap terjaga pada level yang diinginkan, berkat kerja keras dan kerjasama antara berbagai pihak terkait. Hal ini memberikan kepercayaan kepada masyarakat dan pelaku ekonomi bahwa kondisi ekonomi Indonesia dapat tetap stabil dalam menghadapi tantangan global yang ada.


