Wednesday, August 19, 2026
HomeFinansialSurplus Neraca Dagang April Menguat, Menguatkan Ketahanan Eksternal

Surplus Neraca Dagang April Menguat, Menguatkan Ketahanan Eksternal

BI: Surplus Neraca Dagang Indonesia April 2026 Topang Ketahanan Eksternal

Bank Indonesia (BI) melihat bahwa surplus neraca perdagangan Indonesia pada April 2026 sebesar 0,09 miliar dolar Amerika Serikat (AS) dapat menjadi penopang ketahanan eksternal ekonomi Indonesia. Hal ini merupakan kelanjutan dari surplus neraca perdagangan bulan sebelumnya yang mencapai 3,32 miliar dolar AS.

Menurut Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI, Ramdan Denny Prakoso, sinergi kebijakan antara Bank Indonesia, pemerintah, dan otoritas lain akan semakin diperkuat untuk memperkuat ketahanan eksternal dan mendukung pertumbuhan ekonomi nasional yang berkelanjutan.

Surplus Neraca Perdagangan Nonmigas

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) yang dirilis, surplus neraca perdagangan yang terjadi pada April 2026 didominasi oleh surplus neraca perdagangan nonmigas yang tetap solid. Surplus neraca perdagangan nonmigas mencapai 3,53 miliar dolar AS, seiring dengan meningkatnya nilai ekspor nonmigas sebesar 24,15 miliar dolar AS.

Kinerja positif ekspor nonmigas tersebut didorong oleh ekspor komoditas berbasis sumber daya alam seperti lemak dan minyak hewani/nabati, bahan bakar mineral, produk manufaktur seperti mesin dan perlengkapan elektrik, kendaraan, dan komponennya.

Defisit Neraca Perdagangan Migas

Sementara itu, terjadi peningkatan defisit neraca perdagangan migas yang mencapai 3,44 miliar dolar AS pada April 2026. Hal ini disebabkan oleh peningkatan impor migas dan penurunan ekspor migas.

Ekspor nonmigas ke Tiongkok, Amerika Serikat, dan India tetap menjadi kontributor utama ekspor Indonesia. Bank Indonesia tetap memantau perkembangan neraca perdagangan untuk memastikan ketahanan eksternal perekonomian Indonesia tetap kokoh di tengah dinamika global yang terus berubah.

Source link

RELATED ARTICLES

Terpopuler