Wednesday, August 19, 2026
HomeBisnisPengusaha Dorong Respons Pemerintah Hadapi Penguatan Dolar AS

Pengusaha Dorong Respons Pemerintah Hadapi Penguatan Dolar AS

Ketua BPP Hipmi Tekankan Pentingnya Respons Terukur Pemerintah Hadapi Penguatan Dolar AS

Dalam situasi yang nilai tukarnya mendekati Rp17.900 per dolar AS, Ketua Bidang V BPP Hipmi, Anthony Leong, mendorong pemerintah untuk mengambil langkah strategis dan terukur. Hal ini dilakukan guna menghadapi tekanan yang terus diberikan oleh penguatan dolar AS terhadap rupiah.

Perlindungan dan Dukungan Untuk Sektor Usaha Nasional

Menurut Anthony, sektor usaha nasional, terutama industri yang masih bergantung pada bahan baku impor, saat ini menghadapi tekanan berat akibat meningkatnya biaya produksi. Oleh karena itu, pemerintah perlu memberikan perlindungan jangka pendek bagi sektor-sektor produktif seperti makanan dan minuman, tekstil, elektronik, serta UMKM berbasis impor bahan baku.

Perlindungan tersebut dapat berupa pengurangan pajak, subsidi bunga kredit, relaksasi pembayaran pinjaman, hingga insentif logistik bagi sektor yang terdampak langsung oleh pelemahan rupiah.

Peningkatan Ekspor dan Substitusi Impor

Anthony juga melihat kondisi saat ini sebagai peluang untuk meningkatkan ekspor nasional. Dia meminta pemerintah untuk mendorong lebih banyak UMKM masuk ke pasar global dengan memberikan pembiayaan ekspor yang lebih murah, pelatihan digital export, bantuan sertifikasi internasional, serta membuka akses marketplace global bagi pelaku usaha lokal.

Di samping itu, ia juga mendorong pemerintah untuk mempercepat substitusi impor dan memperkuat struktur industri nasional. Dengan mengurangi ketergantungan pada bahan baku impor, diharapkan tekanan kurs terhadap biaya produksi dalam negeri dapat dikurangi.

Anthony menekankan pentingnya menjaga stabilitas energi dan pangan nasional serta mengingatkan agar kebijakan stabilisasi rupiah tidak sepenuhnya mengandalkan kenaikan suku bunga yang terlalu agresif. Menurutnya, keseimbangan antara stabilitas rupiah dan keberlangsungan dunia usaha harus tetap dijaga.

Dengan fokus pada memperkuat sektor produktif nasional, memperluas ekspor, menjaga daya beli masyarakat, serta memperkuat ketahanan UMKM, Anthony yakin Indonesia tetap mampu menghadapi tekanan ekonomi global yang ada.

Source link

RELATED ARTICLES

Terpopuler