Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin Perlu Konsistensi Performa Pasca Juara Thailand Open 2026
Jakarta (ANTARA) – Asisten pelatih ganda putra utama Indonesia, Chafidz Yusuf, menyebut konsistensi performa menjadi tantangan utama bagi pasangan Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin setelah meraih gelar juara BWF World Tour Super 500 Thailand Open 2026 di Bangkok, Thailand.
Konsistensi Performa sebagai Tantangan Utama
Chafidz mengungkapkan bahwa menjaga konsistensi performa menjadi fokus utama bagi tim pelatih dan pasangan Leo/Daniel. Menurutnya, kejuaraan-kejuaraan mendatang bisa menjadi lebih berat, sehingga dibutuhkan usaha ekstra untuk tetap pada performa terbaik.
“Keberhasilan Leo/Daniel pada turnamen tersebut tidak lepas dari persiapan matang, terutama dalam meningkatkan chemistry atau komunikasi di lapangan,” kata Chafidz.
Penekanan pada Sisi Teknis
Chafidz menjelaskan bahwa tim pelatih telah mematangkan pola permainan Leo/Daniel, termasuk penguasaan area depan, tengah, dan belakang lapangan untuk mampu menekan lawan secara konsisten. Meskipun demikian, ia menilai bahwa pasangan ini masih perlu meningkatkan kekuatan dan kecepatan dalam menghadapi turnamen berikutnya.
“Minggu depan, mereka akan menghadapi Malaysia Masters, diharapkan mereka tetap memberikan yang terbaik mengingat lawan-lawan yang akan dihadapi tidak jauh berbeda dengan di Thailand,” tambah Chafidz.
Ganda putra Indonesia Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin berhasil meraih gelar juara BWF World Tour Super 500 Thailand Open 2026 setelah mengalahkan unggulan pertama asal India, Satwiksairaj Rankireddy/Chirag Shetty, dengan skor 21-12, 25-23 dalam pertandingan final di Nimibutr Stadium, Bangkok, pada Minggu (17/5).
Momen kemenangan ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi pasangan ini dalam persiapan menuju Olimpiade 2028.
Pewarta: Donny Aditra
Editor: Michael Teguh Adiputra Siahaan


