Polda Metro Jaya Siagakan Personel Jaga Lokasi Perkantoran Hayam Wuruk
Polda Metro Jaya telah melakukan langkah pengamanan dengan menyiagakan satu pleton personel untuk menjaga lokasi perkantoran Hayam Wuruk, Jakarta Barat. Lokasi ini menjadi tempat kejadian perkara tindak pidana perjudian daring melibatkan 321 warga negara asing (WNA).
Pengamanan Pasca Penindakan
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto menjelaskan bahwa penjagaan dilakukan sebagai bagian dari langkah pengamanan pasca penindakan sebelumnya. Tujuan penjagaan ini adalah untuk memastikan situasi tetap aman, tertib, dan kondusif, serta mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas.
Sebanyak satu pleton atau 30 personel Brimob Polda Metro Jaya disiagakan untuk melakukan pengamanan di lokasi. Durasi penjagaan akan dilakukan secara situasional dengan mempertimbangkan dinamika dan kebutuhan pengamanan di lapangan.
Penangkapan 321 WNA
Bareskrim Polri telah menangkap 321 warga negara asing terkait tindak pidana perjudian daring di Hayam Wuruk, Jakarta. Penangkapan ini merupakan hasil dari serangkaian penyelidikan yang melibatkan informasi dari masyarakat.
Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri, Brigjen Polisi Wira Satya Triputra menjelaskan bahwa penangkapan dilakukan atas dugaan aktivitas perjudian terorganisir yang melibatkan WNA dari berbagai negara. Para pelaku ditangkap saat sedang melakukan operasional kegiatan judi daring di tempat tersebut.
Sebanyak 321 WNA yang ditangkap terdiri dari berbagai negara, seperti China, Vietnam, Laos, Myanmar, Malaysia, Kamboja, dan Thailand. Saat ini, pemeriksaan terhadap para pelaku yang ditangkap masih berlanjut.


